Suara Denpasar - Laga bertajuk “big match” akan tersaji di pekan penutup putaran pertama Liga 1 22/23 ketika dua tim penantang juara, Borneo FC dan PSM Makassar saling bertemu pada Jumat (23/12) besok.
Kedua tim saat ini hanya terpaut satu angka di papan atas klasemen sementara Liga 1 22/23. Borneo FC di peringkat ketiga dengan 31 poin dan PSM Makassar di peringkat kedua dengan 32 poin.
Meskipun PSM Masih memiliki satu partai tunda yang belum dimainkan yaitu kontra Barito Putera di pekan ke-6.
Tiga poin di laga ini tentu menjadi hal penting bagi kedua tim guna bersaing di tangga perebutan juara Liga 1 22/23.
Di laga sebelumnya, Pesut Etam dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh Rans Nusantara. Sementara Juku Eja sukses meraih kemenangan melawan PSIS Semarang melalui dwi gol Kenzo Nambu.
Jelang laga, di atas kertas Borneo FC boleh dikatakan lebih unggul dari PSM Makassar.
Hal ini dapat dilihat dari rekor yang menunjukkan tim asal Samarinda, Kalimantan Timur tersebut belum terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir dengan PSM di liga.
Empat kemenangan dan satu hasil imbang menjadi catatan impresif mereka kala menghadapi tim berjuluk Juku Eja itu.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di babak perempat final Piala Presiden 2022 lalu. Ketika itu, Borneo FC sukses mengungguli PSM Makassar dengan skor 2-1.
Baca Juga: Pemprov DKI: Dilarang Nyalakan Petasan Saat Malam Tahun Baru, Membahayakan!
Sedangkan untuk pertemuan di kompetisi resmi, kedua tim terakhir kali bertemu pada putaran kedua Liga 1 musim 21/22 yang juga berakhir dengan kemenangan Pesut Etam 1-0.
Meskipun begitu, PSM Makassar bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh oleh Matheus Pato dkk.
Tercatat dalam lima laga terakhir pasca jeda kompetisi, anak asuh Bernardo Tavares hanya sekali menderita kekalahan, yaitu ketika bertemu Madura United pada pekan ke-15.
Itu pun mereka hanya kalah tipis 1-0 lewat gol semata wayang Lulinha menjelang akhir babak pertama.
Pelatih Borneo FC Andre Gaspar kemungkinan akan kembali menurunkan skuad utamanya di laga menghadapi PSM Makassar besok (23/12).
Duet Javlon Guseynov dan Agung Prasetyo sepertinya tetap menjadi pilihan utama untuk mengawal pertahanan Pesut Etam yang sejauh ini bermain cukup solid sejak ditinggal Diego Michiels akibat terkena hukuman larangan bertanding.