Dedi Mulyadi Menitikan Air Mata, Mainkan Kesenian yang Sudah Dilupakan, Apa Itu Tarawangsa?

Suara Denpasar

Sabtu, 24 Desember 2022 | 12:41 WIB
Dedi Mulyadi Menitikan Air Mata, Mainkan Kesenian yang Sudah Dilupakan, Apa Itu Tarawangsa?
Dedy Mulyadi saat berbincang dengan seniman di Bali (Youtube KDM)

Suara Denpasar - Dedi Mulyadi Menitikan Air Mata, Mainkan Kesenian yang Sudah Dilupakan, Apa Itu Tarawangsa?

Di sela-sela kunjungan kerja ke Bali, Anggota DPR RI Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang seniman asal Sumedang bernama Kang Maman.

Meski baru pertama kali bertemu, Kang Dedi Mulyadi dan Kang Maman terlihat akrab selayaknya saudara yang kembali dipertemukan.

Sebagai orang dari suku Sunda, Dedi Mulyadi dan Kang Maman memiliki satu keterikatan yakni budaya yang sama. Meski tinggal di Bali, Kang Maman nampak tak melupakan budayanya sendiri.

“Budaya sunda itu luar biasa,” kata Kang Maman, dikutip dari Kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi, Sabtu (24/12/2022).

“Iyah cuman gak banyak dipake, karena lupa sama dirinya (identitas budaya) lebih percaya ke budaya orang lain,” jawab Kang Dedi.

Kang Maman kemudian mengajak Dedi Mulyadi untuk memainkan alat musik khas sunda yakni Tarawangsa.

Di kesempatan itu Dedi Mulyadi pun sampai menitikan air mata. “Ini yang disebut dengan spiritualitas, jadi petikan ini kalau digesek dengan jiwa maka menyayat hati kita dan keluarlah air mata,” ucapnya.

Jadi apa itu Tarawangsa yang membuat Dedi Mulyadi menitikan air mata saat memainkannya?

baca juga

Melansir dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Tarawangsa adalah jenis kesenian masyarakat agraris tradisional di Jawa Barat.

Secara etimologi, Tarawangsa berasal dari tiga gabungan kata yakni ‘Ta’ yang berarti pergerakan, ‘Ra’ yang dalam analogi Mesir berarti api yang agung, dan ‘Wangsa’ yang berarti Bangsa atau manusia yang menempati suatu wilayah.

Tarawangsa ini merupakan kisah kehidupan bangsa matahari. Kesenian ini dimainkan sebagai penyambutan hasil panen padi dan tumbuhan yang sangat bergantung kepada matahari sebagai rasa syukur kepada Tuhan.

Tarawangsa juga memiliki instrumen yang khas yakni dimainkan dengan cara digesek. Namun bentuk alat musik Tarawangsa juga berbeda dari alat musik yang digesek lainnya seperti rebab.

Resonator Tarawangsa ini terbuat dari kayu berleher panjang dengan jumlah dawai 2 sampai 3 utas.

Seiring dengan perkembangan zaman, artefak alat musik Tarawangsa sebenarnya sudah jarang ditemukan lagi, bahkan masyarakat Sunda pun sudah jarang yang mengenal alat musik tersebut. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Arak Bali, Pak Yan Koster Langgar Hukum Administrasi Negara

Hari Arak Bali, Pak Yan Koster Langgar Hukum Administrasi Negara

Denpasar | Sabtu, 24 Desember 2022 | 12:14 WIB

YES! Berkat Pak Yan Koster, Setiap Tahun Ada Hari Arak Bali

YES! Berkat Pak Yan Koster, Setiap Tahun Ada Hari Arak Bali

Denpasar | Sabtu, 24 Desember 2022 | 12:02 WIB

Dua Kali! Rektor Unud Diperiksa Kejati Bali, Terkait Sumbangan Pembangunan Institusi (SPI)

Dua Kali! Rektor Unud Diperiksa Kejati Bali, Terkait Sumbangan Pembangunan Institusi (SPI)

Denpasar | Sabtu, 24 Desember 2022 | 11:35 WIB

Terkini

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×