Suara Denpasar - Legenda sepak bola asal Brasil mengungkapkan bahwa dirinya tidak suka dengan julukannya dan malah ingin dikenal dengan nama aslinya di awal karirnya.
Pele yang meninggal pada usia 82 tahun merupakan salah satu atlet yang paling dikenal di planet ini dan dianggap sebagai salah satu pesepakbola terhebat yang pernah hidup.
Dia dikenal dunia dengan panggilan Pele, tapi itu bukanlah nama sebenarnya pemenang Piala Dunia tiga kali itu.
Secara mengejutkan, Pele mengatakan dia lebih suka mencapai ketenaran dengan nama aslinya.
Nama asli dia adalah Edson Arantes Nascimento, sebagaimana dibacakan pada tahun 2013 ketika dia memenangkan Ballon d’Or Prix d’Houner.
Namanya mirip dengan penemu Amerika Thomas Edison yang merupakan otak dari balik kamera film, foto, dan bola lampu.
Pele sangat menghargai karyanya dan menyebut Edison ‘penting’ . Dia bergurau dengan mengatakan bahwa Kontribusi Edison pantas dikenang lebih dari dia sebagai Pele.
"Saya memiliki masa kecil yang bahagia. Nama saya Edson, kemudian mereka mulai memanggil saya Pele.
"Saya tidak menyukainya, saya mulai berdebat dengan semua orang. Saya adalah penggemar Thomas Edison. Apa itu Pele? Thomas Edison itu penting!" ucap mantan pemain Santos itu.
Beberapa pemain bintang memberikan penghormatan kepada Pele setelah berita kematiannya.
Pemain bintang yang memberikan penghormatan itu salah satunya datang dari Cristiano Ronaldo.
“Belasungkawa saya yang mendalam untuk seluruh Brasil, dan khususnya kepada keluarga Edson Arantes do Nascimento.
"Dia tidak akan pernah dilupakan dan ingatannya akan hidup selamanya di setiap kita pecinta sepak bola. Beristirahatlah dalam damai Raja Pele." tulis Ronaldo. (Rizal/*)