Suara Denpasar - Chelsea kembali tertahan setelah hanya mampu bermain imbang menghadapi tuan rumah, Nottingham Forest dengan skor akhir 1-1.
Hal ini berarti Chelsea hanya mampu sekali menang dalam tujuh laga di ajang Premier League terakhirnya usai memenangi tiga pertandingan awal di era kepelatihan Graham Potter.
Lebih buruk lagi, Chelsea saat ini masih berada di papan tengah klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 25 poin dari 16 pertandingan, berjarak tujuh poin dari Manchester United di posisi empat besar.
Dilansir dari data Opta, ini merupakan jumlah poin terendah Chelsea pada fase yang sama sejak musim 2015/2016 yang saat itu mereka finis di urutan 10.
“Secara keseluruhan, tadi adalah penampilan yang buruk untuk kami,” ungkap Potter kepada ESPN.
“Anda harus memberi apresiasi kepada Forest karena mereka telah melakukan yang terbaik dari apa yang terbaik dari mereka,” ujar mantan pelatih Brighton and Hove Albion tersebut.
“Kami tidak cukup bagus saat kami mengambil alih kendali. Tidak mudah menciptakan peluang melawan Forest karena mereka bermain bertahan sangat dalam dan menyerang celah-celah dengan baik. Tapi kami bisa memperbaikinya,” sambungnya.
“Kami menderita di babak kedua, jadi akhirnya ini adalah sebuah penampilan yang tidak menggembirakan, kami harus menerima satu angka, namun kami kecewa,” ucap Potter saat diwawancarai usai hasil imbang Chelsea di markas Nottingham Forest. (*/Dinda)
Baca Juga: Justin Hubner, Ivar Jenner dan Rafael Struick Siap Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia U-20