- Korlantas Polri meluncurkan SIM Digital untuk memudahkan pengendara saat pemeriksaan lalu lintas di seluruh wilayah Indonesia sejak Senin.
- SIM Digital memiliki kekuatan hukum setara kartu fisik dan diverifikasi petugas melalui pindai kode QR aplikasi resmi.
- Sistem dilengkapi fitur keamanan barcode dinamis serta melarang penggunaan tangkapan layar untuk menjamin validitas data pengguna secara real-time.
Suara.com - Pengendara kini tidak perlu panik jika lupa membawa kartu fisik SIM ketika pemeriksaan lalu lintas dilakukan. Untuk memudahkan masyarakat, Korlantas Polri telah menghadirkan layanan SIM Digital yang dapat diakses secara praktis langsung melalui ponsel pintar.
Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Anjar, menegaskan bahwa SIM Digital sah secara hukum dan memiliki kekuatan legalitas yang sama dengan SIM fisik. Inovasi ini secara resmi bisa digunakan saat petugas melakukan pemeriksaan kendaraan di berbagai wilayah Indonesia.
“SIM Digital ini sah secara hukum dan memiliki fungsi yang sama dengan kartu fisik. Saat ada pemeriksaan, pengendara cukup menunjukkan SIM Digital melalui aplikasi resmi di ponsel kepada petugas,” ujar AKP Anjar, Senin (1/6/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya modernisasi pelayanan kepolisian di bidang lalu lintas untuk memberikan kemudahan serta keamanan bagi masyarakat. Melalui aplikasi Digital Korlantas, petugas di lapangan cukup memindai kode QR yang tersedia dalam sistem tersebut.
Untuk menjamin keamanan data dan menghindari penyalahgunaan, sistem ini dilengkapi proteksi berlapis. Salah satu fitur unggulannya adalah barcode dinamis yang akan berubah secara otomatis setiap beberapa detik.
“QR code pada aplikasi akan terus berubah secara otomatis sehingga tidak bisa dipalsukan,” jelas AKP Anjar.
Namun, AKP Anjar menambahkan bahwa petugas akan menolak apabila pengendara hanya menunjukkan tangkapan layar atau screenshot aplikasi saat pemeriksaan. Hal ini dikarenakan seluruh data pengguna sudah terintegrasi secara real-time dengan database Korlantas Polri demi proses verifikasi yang cepat serta akurat. Masyarakat di kota-kota besar diharapkan mulai memanfaatkan layanan ini guna mendukung kelancaran administrasi berkendara di era digital.