Suara Denpasar - Anne Ratna Mustika, sosok Bupati Purwakarta dan suaminya, Dedi Mulyadi sampai detik ini masih tetap menjadi sorotan warganet.
Hal ini lantaran keduanya sempat viral usai diduga saling sindir pasca melakukan proses perceraian.
Namun, kini keduanya semakin rajin menjalankan aktivitas atau kegiatannya masing-masing, terlebih Kang Dedi.
Kang Dedi Mulyadi sempat menjadi bual-bualan para followersnya usai bertemu dengan Widiyanti, sosok teteh cantik yang mirip Ambu Anne.
Wanita tersebut adalah salah satu pegawai di Kantor Desa Cijunti, Purwakarta yang belum lama ini sempat disidak oleh Kang Dedi.
Pada saat beberapa kali menemui Widiyanti, Kang Dedi sempat terlihat menunggu dan menemani teteh cantik itu bekerja.
"Lama nggak ngerjain itu, ngetik-ngetiknya? Coba pengen lihat. Ibu Dedi (nama suami Widiyanti adalah Dedi) lagi kerja nih," ujarnya dilansir dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi.
Pada saat mengerjakan surat, Widiyanti menanyakan kepada salah satu staff di kantor tersebut terkait tanda tangan.
"Ini yang tanda tangan siapa?" tanyanya.
Baca Juga: Hampir Sebulan Diculik Pemulung, Polri Tanggung Semua Biaya Perawatan Malika hingga Pulih
Mendengar hal tersebut, Kang Dedi Mulyadi lantas menanyakan kejelasan terkait pendelegasian tanda tangan.
"Ada ketentuannya nggak? Kan yang berhak menandatangani semua itu adalah Kepala Desa, kalau nggak ada Kepala Desa ada pendelegasian nggak disitu?" cecar Kang Dedi.
Ia kemudian menjelaskan dan mengajari Widiyanti terkait hal pendelegasian tanda tangan secara detail.
"Kalau Kepala Desa tidak ada, maka bisa ditandatangani oleh sekretaris," jelasnya.
"Kepala Desa aja langsung teken, langsung di stempel dulu, nomornya dimasukin, nanti datang Pak Kades ditandatangani disana, jadi tinggal diambil, gitu caranya," sambungnya.
Lebih lanjut, Kang Dedi Mulyadi mengungkapkan alasan mengapa dirinya sangat megerti tentang surat menyurat tersebut.