Suara Denpasar - Klub BRI Liga 1 2022/2023 Arema FC kembali mendapat penolakan. Kali ini penolakan datang dari suporter PSIS Semarang - Panser Biru.
Penolakan itu karena Arema FC ditetapkan bermarkas di Stadion Jatidiri, homebase PSIS Semarang.
Sebelum PSIS Semarang fans, Arema FC juga ditolak suporter klub Liga 2, saat hendak bermarkas di Stadion Sultan Agung Bantul.
Penolakan atas nama soliditas terhadap Aremania yang menjadi korban Tragedi Kanjuruhan Malang, 1 Oktober 2022 lalu.
PSIS Fans melalui surat resminya bahkan memberikan ancaman bila laga Arema FC masih dilakukan di Stadion Jatidiri Semarang.
"Bila surat rekomendasi ini tidak bisa menjadi bahan pertimbangan, dan pertandingan Arema FC tetap digelar di stadion Jatidiri Semarang,
Maka kami tidak bertanggung jawab bila terjadi gejolak ataupun adanya tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di kota Semarang.
Demikian isi surat yang ditandatangani Ketua Panser Biru, Galih Eko Putranto. Yang diunggah melalui akun resmi Panser Biru, Rabu (11/1/2023).
Jika penolakan terhadap arema FC terus terjadi, apakah laga lanjutan BRI Liga 1 akan kembali mengalami penundaan?
Sementara itu, laga lanjutan pekan 18 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persebaya Surabaya vs Persikabo resmi ditunda karena masalah izin.
Kabar itu berdasarkan keputusan rapat koordinasi manajemen dan Panpel klub Liga 1 yang digelar di Mapolda Jawa Timur, Rabu (11/01/2023).
Kepolisian Daerah Jatim mewajibkan izin diajukan 14 hari sebelum pertandingan digelar. Sementara pertandingan Persebaya vs Persikabo yang sedianya digelar Sabtu, (14/1/2023).
"Pertandingan Persebaya vs Persikabo tidak ada izin. Alasannya masa pengurusan tidak sesuai Perpol 10/2022," ungkap Ketua Panpel Persebaya, Ram Surahman dalam rilis resminya.
"Kami baru dapat jadwal awal Januari lalu. Kurang dari 14 hari sesuai syarat Perpol. Sudah kami sampaikan situasinya seperti itu. Tetapi tetap tidak diterima," tegas Ram. (Rizal/*)