5. Selanjutnya ada potongan video komentar dari pengacara kondang Hotman Paris tentang kondisi Tiko dan ibunya.
"Kalau saya sarannya dengan kekayaan, rumahnya yang begitu besar kenapa gak jual aja?" ujarnya.
Selain itu, Hotman juga memberikan saran agar Tiko menjual rumah mewahnya untuk dibelikan kembali rumah yang lebih kecil dan biaya hidupnya.
Hotman Paris juga mengatakan masalah yang dihadapi Tiko saat ini tidaklah terlalu serius.
"Saya kira nggak terlalu serius saya liat," kata Hotman.
6. Video suara cucu Pak Herman saat telepon dengan Youtuber Novi, yang marah-marah karena nama eyangnya jelek seolah-olah meninggalkan istrinya, kemudian dikomentari netizen lain yang menyebut nama eyangnya sekarang sudah bersih, yang kotor nama cucunya gara-gara pernyataannya yang memojokkan Tiko.
7. Netizen yang mendukung kesembuhan Bu Eny, nanti setelah sembuh akan terungkap, terjawab apa yang terjadi ssesungguhnya.
8. Suara narator membacakan berita yang menyebut ketua RT berkata rumah yang ditinggali Tiko dan ibunya adalah milik keluarga itu. Ini membantah tudingan rumah itu bukan milik keluarga tersebut.
9. Suara narator membacakan berita yang menyebut tetangga yang menyebut rumah itu dibeli dari pegawai PLN tahun 2000-an, dan ditinggali keluarga Tiko. Ayah dan ibunya.
Baca Juga: Transisi Menuju Endemi, Pemprov DKI Atur Jam Kerja ASN
10. Video seorang netizen yang berkomentar soal pernyataan cucu Pak Herman yang menyebut eyangnya pergi dengan meninggalkan rumah besar dan perusahaan. Netizen ini berkomentar tidak percaya, mungkin perusahaan itu sudah mau bangkrut.
Kesimpulan
Video itu sudah ditonton 94 ribu. Namun, berdasarkan penelusuran di atas, dapat disimpulkan bahwa Tiko dan Bu Eny didampingi RT dan polisi buka brankas adalah SALAH atau DI LUAR KONTEKS dan manipulatif.
Sejauh ini juga tidak ada berita atau pernyataan dari Tiko atau keluarganya yang menyebut soal brankas. Terkait pernyataan Hotman Paris yang tidak terlalu seris maksudnya masalah yang dihadapi Tiko tidak terlalu serius karena dia ditinggal rumah besar yang bisa dijual. (*)