Suara Denpasar – Nama CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi turut diseret-seret atas keputusan PSSI menghentikan liga 2 dan liga 3 musim ini.
Pasalnya, Yoyok Sukawi yang juga duduk sebagai Anggota EXCO PSSI dinilai terlibat dalam penghentian Liga 2 dan Liga 3.
Hangga nama Yoyok Sukawi tidak luput dari seruan para warganet di Instagram. Para penggemar sepakbola menginginkan agar Bos PSIS Semarang itu out dari PSSI.
Para netizen menyuarakan “Tetep kawal !!! Revolusi total Exco PSSI”. Komentar tersebut pun ramai kolom komentar unggahan ketua PSSI, Mochamad Iriawan, Sabtu (14/1/2022).
Komentar tersebut juga membuat tagar dengan nama-nama para anggota Exco PSSI out dari federasi sepakbola Indonesia itu.
Terdapat 12 nama yang diinginkan out dari PSSI, termasuk Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi. “Rombak Exco PSSI yang cuma buat benalu di sepakbola Indonesia,” tulisnya lagi.
Sebelumnya, Yoyok Sukawi telah menyatakan akan meninggalkan PSSI pada periode selanjutnya. Ia mengaku akan fokus mengurus dan membesarkan PSIS Semarang.
Dihadapan dengan Gusti Randa, Yoyok Sukawi bahkan sudah pamit.
“Ketemu Bang Gusti Randa koordinasi dengan beliau sebagai Komite Pemilihan pada Kongres Asprov DKI.
Biar cepet kelar tugas jadi Plt dan kongres berjalan lancar serta tertib administrasi sesuai statuta, sekaligus pamit sekalian dari urusan PSSI pusat. Balek Semarang fokus PSIS,” tulis Yoyok Sukawi dalam unggah video instagram pribadinya, sabtu 26 November 2022.
Sementara dalam video pamitan ke Gusti Randa, Yoyok Sukawi mengaku tidak ingin lagi dicalon sebagai Exco PSSI karena banyak kegiatan Jawa Tengah.
“Mau fokus di PSIS Semarang,” tegas Yoyok Sukawi. (Rizal/*)