Suara Denpasar -Bus Bali atau Trans metro dewata bali telah beroperasi selama 2 tahun dan sampai saat ini sudah ada 5 koridor.
Saat pertama kali beroperasi trans metro dewata tidak dikenakan tarif alias gratis, pembayaran hanya bisa dilakukan dengan menggunakan garis dan e money untuk mendukung gerakan non tunai (cashless society).
Ketika masa uji coba selama 2 tahun tidak ada masalah dengan penggunaan e money karena cukup menempelkan pada perangkat tap on bus ( TOB ). Tetapi masalah mulai muncul setelah diberlakukan tarif sebesar Rp 4.400 untuk wilayah bali akhir bulan oktober 2022.
Beberapa kartu e money tidak dapat terbaca, hal ini mengakibatkan penumpang tidak diperbolehkan naik bus seperti yang dapat dilihat di grup facebook suara teman bus.
"Benar sekali tadi pagi saya tidak bisa naik karena kartu tidak terbaca ..saya pake e money bank mandiri..semoga secepatnya bisa di upgrade mesinnya.agar semua kartu bisa terbaca dan mempermudah bagi penumpang,”tulisnya.
Kata Sri Puspayanti menanggapi tri bayu tanggal 31 oktober 2022
"Heru Purwanto Sampai kemarin sore, masih ada penumpang yg tidak bisa naik Teman Bus karena e money nya ditolak. (Termonitor di terminal Ubung). Tadi pagi anak saya saat berangkat sekolah ditolak naik dari halte Cargo Timur, karena tempat duduk sdh terisi semua. Padahal di dalam bus ada 1 penumpang yg berdiri. Apa tidak bisa ditolerir penumpang berdiri sebentar, sedangkan jarak ke terminal Ubung hanya 5 menit. Bis juga tidak melaju dlm kecepatan tinggi. Sedangkan pengalaman selama ini, kalau menunggu bis berikutnya bisa nenunggu 15-20 menit. Mohon hal ini disampaikan kpd yg berwenang." Kata Tri bayu tanggal (2/11/2022).
Penumpang mengeluhkan permasalahan ini karena sudah biasa menggunakan e money saat naik bus, daripada menggunakan qris.
Akhirnya setelah cukup lama menunggu semua kartu emoney ( etoll, emoney mandiri, brizzi BRI, flazz BCA, tap cash BNI ) sudah dapat digunakan untuk semua koridor teman bus. Hal ini dapat dilihat di grup facebook suara teman bus " info : terbaru buat calon pnp trans metro dewata bali. thn sdh berganti dan calon pnp trans metro dewata bali tidak lagi hrs kesel atau menggerutu lagi dgn problem yg terjadi di bus trans metro dewata bali. karena di koridor 2 . mungkin juga koridor lainnya .. karena mesin tapping ( TOB ) yg selama ini bermasalah karena eror, sdh bisa digunakan dgn normal. tanpa hrs menunggu bus yg berikutnya untuk naik .. atas kesigapan management trans metro dewata bali ..mesin tsb sdh di perbaiki, jadi calon pnp tidak perlu lagi pusing dgn mesin pembayaran tsb. Selamat mencoba dn selamat menikmati perjalanan anda " Kata Heru purwanto tanggal (7/1/2023).
Baca Juga: Kesal dengan Pemberitaan Miring soal Sarwendah dan Betrand Petro, Ruben Onsu Layangkan Peringatan
Hal ini tentu saja mempermudah penumpang dan juga driver yang lebih efisien terutama waktu saat berhenti di halte dibanding saat menggunakan qris yang memakan waktu lebih lama. (*/Dinda)