Suara Denpasar – PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya telah ditunda oleh operator Liga Indonesia sesuai rekomendasi dari pihak kepolisian.
Meski begitu, Bonek justru mencurigai, penundaan hanya sebatas siasat PSIS Semarang takut kalah dari Persebaya Surabaya.
Kecurigaan Bonek itu karena banyak pemain PSIS Semarang yang mengalami cedera di laga sebelumnya.
Meski telah ditunda, Bonek tdiak surut langkah tetap away ke Semarang dan enggan langsung balik ke Surabaya meski laga akan dijadwalkan kembali.
Akibatnya, beredar informasi baik melalui tulisan dan juga video yang memperlihat ulah Bonek yang meminta ‘jatah’ makan di banyak warung di Semarang.
Bonek pun akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka lewat akun instagram @kitabonek.
Berikut adalah kutipan kalimat permintaan maaf yang diunggah, (8/2/2023)
“Dengan banyak nya Vidio yang tersebar ntah di Twitter atau ig
Mimin secara pribadi mengucapkan permohonan maaf dengan hal2 yang sudah terjadi beberapa waktu lalu di Semarang
Inti e nggak semua Bonek seperti itu
Baca Juga: Disambut Bali United, Sergio van Dijk Beri Penilaian Penampilan Persib Bersama Luis Milla
Dan jika terbukti melakukan tindak kriminal di persilahkan jalur hukum yang berlaku untuk para pelaku tersebut
Inti e nyuwun sepuro yo rekkk
Dari Bonek untuk suporter Semarang dan warga Semarang,” tulisnya.
Unggahan itu pun dikomentari oleh beberapa netizen dan menyebut malu dengan peristiwa yang terjadi di Semarang.
“ayo taa lur gausa ngisin-ngisini, iyo iyo koen sangar, iyo iyo koen kendel, iyo iyo koen away taruhane nyowo, tapi ojo lali koen iku gowo jeneng bonek karo persebaya, gowo jeneng arek-arek suroboyo, seng elek ga kiro jeneng pribadimu tapi jeneng bonek, persebaya, suroboyo, seng laine berusaha gae apik jeneng bonek lakok seng iki malah sebaliknya,” tulis salah satu akun @nabi**khiz. (*)