Niluh Djelantik Ungkap Menjamurnya Fotografer Asing di Bali Yang Kerja Tanpa Ijin, Fotografer Lokal Kena Imbas

Suara Denpasar

Rabu, 15 Februari 2023 | 12:23 WIB
Niluh Djelantik Ungkap Menjamurnya Fotografer Asing di Bali Yang Kerja Tanpa Ijin, Fotografer Lokal Kena Imbas
Niluh Djelantik

Suara Denpasar-Influencer asal Bali, Niluh Djelantik kembali dibikin geram dengan ulah WNA di Bali. Kali ini terkait aktivitas pekerja fotografi atau fotografer dari kalangan WNA yang menurutnya cukup menjamur di Bali. 


Namun, para WNA ini bekerja tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia maupun di Bali. Menurutnya, hal itu diketahuinya dari keluhan fotografer lokal Bali.


"Banyak photografer mengadu ke Mbok Niluh terkait kegiatan photografer WNA yang menjamur di Bali. Mereka tidak takut bersaing. Mereka hanya ingin kesetaraan perlakuan. Menjadi fotografer itu tidak murah. Selain bakat dan kemampuan networking, peralatan yang digunakan juga mahal," tulis Niluh Djelantik pada akun instagramnya, Rabu (15/2/2023).


Menurutnya, pada dasarnya fotografer asing punya banyak benefit yang tak dimiliki fotografer lokal. Salah satunya adalah kemampuan bahasa selain bahasa Inggris. Selain itu ada potensi pelanggan dari
negaranya sendiri.


"Karena mereka sangat solid mendukung kaumnya, paspor yang memungkinkan
mereka melakukan perjalanan tanpa apply visa disaat sama mereka bisa menetap di Bali dengan biaya lebih kecil bahkan tak jarang gaya hidupnya hedon makan resto sana sini tinggal di villa mewah patungan bahkan disewakan ke teman-temannya," bebernya.


Niluh Djelantik juga menunjukan bukti salah satu WNA yang bekerja sebagai fotografer di Bali. Namun WNA tersebut juga bekerja di beberapa sektor pariwisata di Bali. Mulai dari retoucher, tour organiser sembari motret. 


"Mbok tidak anti WNA yang bekerja/punya usaha di Indonesia. Mbok memperjuangkan kesetaraan keadilan yang juga berhak didapatkan oleh warga lokal," tambahnya.


"Warga lokal harus punya izin?
WNA musti punya juga dong
Warga lokal harus bayar pajak?
WNA musti bayar juga dong," tulisnya lagi.


Mantan politikus partai NasDem ini pun menyatakan, jika terus ada pembiaran, maka akan terjadi akan banyak orang Indonesia yang kesulitan bekerja profesional di negaranya sendiri.

baca juga


"Jika terjadi pembiaran sosialisasi minim terkait syarat WNA bekerja/berusaha di Indonesia. Bayangkan berapa periuk nasi orang Indonesia yang diambil jika tak memiliki izin lengkap untuk aktivitas yang jelas-jelas menghasilkan
uang ?????," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizky Billar Investasi Villa di Bali, Segini Kisaran Harganya

Rizky Billar Investasi Villa di Bali, Segini Kisaran Harganya

Bisnis | Rabu, 15 Februari 2023 | 11:45 WIB

Tiga Pejabat Jadi Tersangka SPI, Unud Koordinasi dengan Kemenristek Dikti

Tiga Pejabat Jadi Tersangka SPI, Unud Koordinasi dengan Kemenristek Dikti

Denpasar | Rabu, 15 Februari 2023 | 10:58 WIB

Polisi Bingung! Pelapor Minta Penyidik Terangkan Kasus di Aksi Damai

Polisi Bingung! Pelapor Minta Penyidik Terangkan Kasus di Aksi Damai

Denpasar | Rabu, 15 Februari 2023 | 10:09 WIB

Terkini

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Jawa Tengah | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:43 WIB

10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat

10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata

Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Cuman 40 Ribuan, Internet  Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:31 WIB

×