Suara Denpasar – Ibunda Ferry Irawan, Hariati mengaku kecewa Venna Melinda mangkir dari sidang perdana gugatan cerai yang dilayangkan Ferry ke PA Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2023) pasca-KDRT di Kediri, Jatim.
Padahal, Hariati bela-belain datang ke PA Jakarta Selatan agat bisa bertemu dengan Venna Melinda.
“Ya kecewa aja mami tidak bisa ketemu, jadi gak bisa komunikasi (dengan Venna Melinda),” terangnya usai sidang, kepada awak media, dikutip dari Youtube Cumicumi.
Hariati mengaku ingin bertemu dan menanyakan ke Venna Melinda tentang masalah yang terjadi dengan Ferry Irawan.
“Maksudnya mau tanya aja. Ada apa. Mami salah apa sama Venna. Selama ini kan baik-baik aja (antara Hariati dengan Venna). Gak pernah ribut, gak pernah ada apa-apa,” kata dia.
Hariati pun menyatakan, selama ini dia sayang ke Venna. Apalagi Venna adalah menantunya.
“Tapi kalau balesannya begini ya udah gak apa-apa. Tapi memang udah karakternya,” kata dia.
Dia pun mengaku sengaja datang ke PA Jakarta Selatan dengan harapan bisa bertemu Venna sebab selama ini dia sulit berkomunikasi dengan menantunya ini karena HP-nya diblokir.
“Mamih kan pernah ngubungin, ya, tapi kan tidak ada respons. Dari pihak Venna berkomunikasi. Kita udah diblokir semua. Jadi gimana mau komunikasi?,” kata Hariati yang duduk di kursi roda sudah sidang perdana gugatan cerai Ferry Irawan di PA Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2023).
Baca Juga: Saling Gugat Cerai di Pengadilan, Begini Nasib Dua Gugatan Ferry Irawan dan Venna Melinda
Hariati sengaja datang ke sidang itu karena berharap bisa bertemu Venna Melinda. Namun, dalam sidang ini, Venna Melinda tidak hadir alias mangkir.
“Berharap ketemu. Ya pengin aja komunikasi. Tapi kan gak datang,” terangnya.
Dia mengaku sudah lost contact dengan sang menantu setelah peristiwa di Kediri. Dia mengaku sempat mengirim pesan WhatsApp ke Venna, namun tak dibalas.
“Mami telepon ke mamanya Venna gak diangkat. WA juga gak dibalas sampai sekarang,” terangnya.
Hariati menambahkan, keluarga Ferry Irawan sangat kecewa dengan Venna Melinda. Sebab, Venna sebagai menantu, dan Ferry Irawan belum tentu bersalah, sudah dihujat.
"Bukan kecewa lagi, sakit bener. Hati seorang ibu sakit banget," tandas dia. (*)