Suara Denpasar – Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika terus menjadi perhatian publik saat ini.
Kendati sebentar lagi pada bakal menerima putusan sidang hasil gugatan cerai yang dilayangkan kepada suaminya Kang Dedi Mulyadi.
Rupanya baru-baru Bupati Purwakarta yang akrab disapa Ambu Anne ini juga telah menjalani pemeriksaan di terkait kasus dugaan gratifikasi 24 Anggota DPRD Purwakarta di Kejaksaan Negeri Purwakarta pada 15 Februari 202 lalu.
Seperti dilansir di kanal YouTube Jemper Channel, Ambu Anne yang menghadiri pemeriksaan di Kejaksaan negeri Purwakarta didampingi Sekda Purwaarta Norman Nugraha.
“Tadi kita ada beberapa pertanyaan, saya tadi ada 20 pertanyaan yang kaitannya dengan Perda laporan pertanggungjawaban pelaksanaa anggaran (PPA) APBD 2022,” ungkap Ambu Anne disarikan Suara Denpasar Sabtu (18/2/2023).
Ambu Anne yang usai diperiksa penyidik Kejaksaaan Negeri Purwakarta di ruang kasi intel, terkait kasus dugaan gratifikasi 24 anggota DPRD Purwakarta juga membuat beragam komentar menohok dari kalangan netizen.
Komentar netizen itu setalah adanya penayangan video di sejumlah kalan YouTube usai Ambu Anne diperiksa.
“Makanya kalau kita menanam pasti akan menuai, kalau menanam padi tidak mungkin akan tumbuh lalang, kalau kita menzolimi suami akan mendapat karma atau azab sesuai dengan apa yang kita perbuat,” tulis netizen akun @Jetty Umarhasan.
Selain itu ada komentar lain juga menyebut Ya itu sudah karmanya sendiri sudah dienakan malah mentung dari belakang.
“Dulu belum jadi bu pati santai saja sekarang sudah jadi bu pasti malah banyak tingkah, kalau bukan dr bapak Dedi Mulyadi tidak bisa jadi bu pasti sekarang malah tinkam dari belakang di depannya saja polos tapi dalamnya jahat sekali,” komentar akun @Irwan Susandy dikanal YouTube Jemper Channel.
“Karma is real,,,,,,,duitnya di pake buat senang-senang sama selingkuhan nya,” tulis akun @ Rio alief
“Karma nenenk udh mengkhianati seorang suami, di dunia udh di lihat kan, tar akhirat apalagi,” tulis juga akun @rubi dinur. ***