Suara Denpasar – Keputusan Lucky Hakim yang mundur dari jabatan sebagai Wakil Bupati Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sempat membuat heboh publik.
Keputusan yang secara mendadak mundur sebagai orang nomor 2 di Kabupaten Indramayu jelasnya membuat publik bertanya apa alasan dan pertimbangan sehingga Lucky Hakim Mundur sebagai Wakil Bupati Indramayu.
“Ketika Janji-janji tidak tercapai, betapa tidak tahu malunya saya, tidak tahu dirinya saya, jika tetap bertahan sebagai wakil bupati. Itulah yang menjadi alasan saya mundur,” aku Lucky Hakim, seperti dikutif dari Suara.com.
Usai mundurnya Lucky Hakim, mantan Bupati Purwakarta 2 Periode Kang Dedi Mulyadi langsung turun gunung mendatangi Kabupaten Indramayu.
“Ya hari ini kita menikmati suasana hari Sabtu, saya liburan berkeliling kampung, hari ini kita mengarah ke Kabupaten Indramayu. Siapa tahu di jalan kita temukan warag yang bisa dibantu,” ujar pria yang akrab disapa Kang Dedi dikutif dari Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, oleh Suara Denpasar, Minggu (19/2/2023).
Dan yang terhangat saat ini Wakil Bupati Lucky Hakim mengundurkan diri. “Saya tidak akan mengomentari itu karena itu urusan internal Kabupaten Indramayu, tapi yang paling penitng bagi saya ingin berkeliling kampung di Kabupaten Indramayu. Siapa tahu perjalanan saya bermanfaat,” jelas Kang Dedi.
Saat menyusuri jalan Kabupaten Indramayu, Kang Dedi menemukan seorang siswa yang dibonceng oleh Ibunya dengan menggunakan sepeda motor.
Dibagian belakang sepeda motornya tampak terlihat gerobak. Gerobak itu berisi sejumlah botol plastik dan barang rongsokan.
Kang Dedi yang bertemu dengan siswa bernama Alia yang bersekolah di Tsanawiyah bersama ibunya. Cari apa tanya Kang Dedi kepada Alia.” Saya cari rongsokan pak dengan ibu,” jawab Alia kepada Kang Dedi.
Baca Juga: Acaranya Sangat Dinantikan, Jinny's Kitchen Bakal Tayang di Prime Video!
Tapi cari rongsokan kok rapi banget, tanya kembali Kang Dedi. “Saya mengumpulkan rongsokan dari jalan-jalan pak bantu ibu,” kata Alia.
“Kalau Cari rongsokan pakai masker, sarung tangan, biar bisa tidak kena penyakit pak. Jaga kesehatan itu perlu. Takut kena corna dan penyakit,” jawa Ibu dari Alia.
“Ini anak saya Alia yang bantu saya cari rongsokan demi dapat beli beras, kebetulan Alia libur sekolah. Biasanya suaminya saya cari rongoskan, tapi karena dia sakit di rumah saat ini,” ucap Ibu Alia.
Apakah tidak malu cari barang rongsokan dengan Ibu, karena biasanya anak SMP main HP dan main temannya. Ini malah suka bantu ibu bekerja, tanya Kang Dedi.
Ibu ini beruntung punya anak perempuan mau panas-panasan, mau bantu bekerja. “Ya gimana pak saya ini orang tidak punya sehingga haru bekerja,” jawa ibu dari Alia.
Melihat seorang siswa bersama ibunya kesusahan mencari hidup dan makan sehari-hari. Kang Dedi langsung menolong.