Suara Denpasar – Kabupaten Purwakarta tidak hanya dikenal sebagai kabupaten penghasil beras di Provinsi Jawa Barat.
Melainkan pula ternyata Purwakarta juga memiliki komoditas unggulan dari perkebunan. Yang sangat menjanjikan dari sisi ekonomi adalah buah Manggis.
Saat ini ada sekitar 158 ribu pohon buah manggis tersebar di Purwakarta dengan sudah teregistrasi 96 persen.
Banyaknya hasil panen buah manggis dan sudah menembus pasar eksport ke Negeri Cina membuat Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika menggelar festival buah manggis. Festival buah manggis itu akan digelar pada 11 Maret 2023 mendatang.
Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika dalam akun instagram miliknya menyebut buah manggis atau ratu buah tropis merupakan salah satu buah unggulan Kabupaten Purwakarta.
“Manggis Purwakarta masuk varietas Wanayasa dan sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian,” ungkap Ambu Anne dalam akun instagram @anneratna82, dikutif Suara Denpasar, Selasa (7/3/2023).
Buah manggis menjadi produk perkebunan khas Purwakarta yang sangat menjanjikan dari sisi ekonomi. Selain dari bentuk dan rasa buah manggis khas Purwakarta miliki daya tahan yang cukup lama.
“Sebagai bentuk pengembangan buah manggis di Purwakarta, pada hari Sabtu tanggal 11 Maret 2023 akan diadakan festival manggis Purwakarta Tahun 2023 yang berlokasi di Kebon Ambu, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes Purwakarta,” tulis Ambu Anne.
Sementara itu dilansir dalam laman resmi Pemkab Purwakarta, ekspor buah manggis saat ini tujuannya ke China jumlahnya kurang lebih sekitar 3,5 ton yang dikemas dalam 500 box. masing-masing boxnya kurang lebih sekitar 7 kilogram.
Baca Juga: 3 Cara Mencintai Diri Sendiri agar Hidup Lebih Tenang dan Bermakna
Eksportirnya, PT Kujang Jaya Makmur ini seminggu 2 kali melaksanakan dan itu rutin terus menerus tanpa henti. Nilai ekspor manggis kita tahun 2021 lalu mencapai Rp1 triliun rupiah. Total secara keseluruhan, dan kurang lebih sekitar 25 ribu ton. ***