Suara Denpasar - Menteri Keuangan Sri Mulyani akhir-akhir ini menjadi sorotan publik usai temuan sejumlah transaksi janggal ratusan pegawai Kemenkeu bernilai Rp300 triliun.
Benar saja, baru ini beredar kabar bahwa Sri Mulyani dijemput untuk dijebloskan ke penjara.
Kabar tersebut disebarkan oleh kanal Youtube dengan 311 ribu pengikut bernama PEJUANG MUDA.
"Tepat Pagi ini !! Sri Mulyani Di Jemput Menuju Jeruji Besi" tulis judul video dikutip Suara Denpasar, Senin (13/3/2023).
Tak hanya itu, dalam video juga terdapat thumbnail yang seolah-olah membenarkan klaim soal eksekusi mati pada Ferdy Sambo tersebut.
"Viral News!! Sri Mulyani Di Jemput Pagi Ini, Nasibnya Kini Berakhir Menuju Jeruji" tulis narasi dalam thumbnail tersebut.
Video tersebut telah disaksikan oleh 3,6 ribu pengguna, sejak diunggah pada Minggu, (12/3/2023).
Lantas, apakah benar Sri Mulyani dijemput menuju jeruji besi?
CEK FAKTA
Setelah melihat video berdurasi 8 menit 5 detik secara menyeluruh,video tersebut tidak memiliki keselarasan antara narasi dalam thumbnail dan judul dengan isi dalam video.
Unggahan itu sama sekali tidak menampilkan atau menyertakan bukti bahwa Sri Mulyani dijemput untuk dijebloskan di penjara.
Alih-alih memberikan informasi yang benar, video tersebut ternyata cuma membahas tanggapan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati tentang isu transaksi mencurigakan sebesar Rp300 triliun di Kementerian Keuangan.
Faktanya, Sri Mulyani hingga saat ini masih bertugas sebagai Menteri Keuangan.
Sri Mulyani juga diketahui masih beraktivitas seperti biasa dan tidak dijemput untuk dimasukkan ke penjara.
KESIMPULAN