Suara Denpasar - Beredar kabar Jusuf Hamka, orang kaya yang kerap dijuluki bos jalan tol itu siap membagikan uang 50 juta rupiah kepada siapa pun yang membutuhkan uang tersebut.
Kabar informasi tersebut beredar di sosial media Tiktok, hal tersebut kemudian langsung direspon oleh Jusuf Hamka sendiri. Lantas apakah kabar itu fakta atau hoax?
Kabar undian bantuan uang Rp 50 juta itu dibagikan oleh akun Tiktok @jusufhamka_berbagi, dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (25/3/2023).
Dalam video berdurasi 18 detik itu diunggah pada (8/2/2023) diputar berulang kali dan sampai saat ini sudah ditonton sebanyak 3,7 juta kali di Tiktok. Benarkah kabar tersebut?
Cek Fakta
Video tersebut menayangkan Jusuf Hamka mengenakan kemeja putih dan terdapat tulisan Rp 50 juta untuk pemilik rekening Mandiri, Rp 20 juta untuk pemilik rekening BNI, Rp 15 juta untuk BCA dan Rp 10 juta BRI.
Dalam video itu juga terdapat suara yang diduga Jusuf Hamka, menjelaskan soal bantuan uang.
"Kirimin nomor rekeningnya ya, insya Allah hari ini juga masuk ya," ujarnya dalam video itu.
"Kami membantu kusus orang yang benar-benar untuk biaya sekolah, kemudian orang-orang yang mau berjuang," ujarnya.
Setelah ditelusuri, ternyata konten tersebut adalah konten manipulasi, dimana audio dan video merupakan editan.
Klarifikasi tentang kebenaran kabar tersebut disampaikan langsung dan diunggah oleh channel YouTube NovelKu Net, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (25/3/2023).
Video itu diunggah dengan judul 'Hati-Hati Penipuan!!,". Dalam video itu ada Jusuf Hamka yang menyampaikan pesan.
Dirinya menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada informasi undian bantuan 50 juta rupiah di Tiktok yang mengatas namakan dirinya.
"Barusan saya menerima video Tiktok yang menggubakan nama Jusuf Hamka," ujarnya menyampaikan.
Kemudian, Jusuf Hamka menyampaikan bahwa akun Tiktok tersebut bukan miliknya, akun sosial media miliknya yang kredibel adalah akun instagram @jusufhamka.
"Jadi, ini bukan akun saya, akun saya cuma satu yaitu instagram yang memakai nama Jusuf Hamka, yang followersnya sudah 433 ribu," ujarnya menegaskan.
"Jadi kalau ada yang menggunakan akun lain, Tiktok dan lain sebagainya, pasti itu bohong, apalagi di akun Tiktok tersebut, di situ dinyatakan akan diberikan bantuan 50 juta," ujarnya menyampaikan.
Ia mengaku resah, namun bukan mengkhawatirkan dirinya sendiri, akan tetapi ia takut ada masyarakat yang tertipu.
"Dan saya khawatir nanti sahabat-sahabat yang tergiur lalu terkecoh, lalu akan menelpon kepada akun yang bersangkutan," ujarnya melanjutkan.
"Kemudian dimintakan uang administrasi apapun, apakah itu dari satu juta, dua juta, lima juta," ujarnya.
Kemudian, Jusuf Hamka menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoax alias berita bohong. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang administrasi jika membantu orang.
"Dan ini jelas hoax dan penipuan!" ujarnya.
"Karena saya dan keluarga saya tidak pernah meminta uang donasi dan juga kalau kami memberikan bantuan kepada siapapun tidak pernah meminta uang administrasi," ujarnya menandaskan.
Hasil penelusuran yang didapat dari klarifikasi langsung dari Jusuf Hamka, maka dapat disimpulkan berita hadiah uang 50 juta rupiah yang membawa-bawa nama bos jalan tol itu adalah hoax alias berita bohong. (*/Dinda)