Dilirik Dunia, Republik Kongo Tertarik Aplikasi Teknologi Residu Center Klungkung

Suara Denpasar

Senin, 27 Maret 2023 | 11:21 WIB
Dilirik Dunia, Republik Kongo Tertarik Aplikasi Teknologi Residu Center Klungkung
Direktur CTBL Putu Ivan Yunatana menjelaskan proses kerja mesin pengolah sampah residu kepada Menteri Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan Republik Kongo, Arlette Soudan Nonault di TOSS Center Kl (Istimewa)

Suara Denpasar - Inovasi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center Klungkung mendapat perhatian dunia.

Bahkan, Republik Kongo tertarik untuk mengaplikasikan mesin pengolah sampah residu rekayasa teknologi anak bangsa yang dioperatori PT Cahaya Terang Bumi Lestari (CTBL) tersebut.

Bahkan Menteri Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan Republik Kongo Arlette Soudan Nonault datang ke Bali dan berkunjung ke Kabupaten Klungkung menyaksikan operasional mesin yang mengolah sampah organik dan unorganik yang ada di (TOSS) Center Gema Santi di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali Minggu (26/3/2023).

Setelah tiba di TOSS Center Arlette Soudan Nonault langsung diajak menuju ke mesin pengolah sampah residu. Ia ditemani Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta dan rombongan dari KLHK Pusat.

Setelah melihat mekanisme pengolahan sampah pada mesin residu, Menteri Arlete mendapat penjelasan seputar operasional mesin  dari Direktur PT. Cahaya Terang Bumi Lestari (CTBL) Putu Ivan Yunatana

Arlette Soudan Nonault terlihat begitu tertarik dengan mesin yang masih dalam masa uji coba tersebut, sehingga dirinya berkali-kali melihat secara detail bagian-bagian dari mesin yang merupakan inovasi anak bangsa ini. 

Arlette Soudan mengaku sangat tertarik dengan inovasi pengolahan sampah di TOSS Center Klungkung.  

"Saya sangat tertarik dengan operasional mesin yang ada  di TOSS Center. Ini teknologi inovasi pengelolaan sampah yang sangat baik  di Indonesia. Bagaimana memproduksi sampah anorganik menjadi program pertanian dan lain-lain," kata Menteri Arlete yang sebelumnya sebagai jurnalis. 

Oleh karena itu Menteri Arlete berterima kasih kepada KLHK RI yang telah mengajak dirinya dan rombongan berkunjung ke tempat pengolahan sampah yang menerima penghargaan Adipura dan masuk dalam TOP 5 Inovasi Pelayanan Publik Sangat Terpuji 2022 ini. 

baca juga

Pihaknya juga tertarik dengan hasil pengolahan sampah yang langsung dimanfaatkan sebagai kompos dan pelet.

“Ini betul-betul pengolahan sampah yang sangat efektif. Dari kunjungan ini akan kami terapkan di Negeri kami,” ucapnya. 

Menanggapi hal itu Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta mengatakan kedatangan Menteri Arlette ke Klungkung karena daerah yang dijuluki Bumi Serombotan itu menerima penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 21 Pebruari 2023 di Jakarta dan masuk Top 5 Terpuji Nasional Inovasi Pelayanan Publik

Menurut Bupati Suwirta  penghargaan itu untuk kategori Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, dan Recyle (TPS3R) terbaik.

"Klungkung masuk Top 5 Terpuji Nasional  Inovasi Pelayanan Publik dan penghargaan Adipura," ujar Bupati Suwirta sembari menjelaskan penghargaan Adipura diraih berkat keberhasilan dan komitmen Pemkab Klungkung dalam mengolah sampah organik dan anorganik di TOSS Center Karangdadi Kusamba. Dia juga menjelaskan TOSS Gema Santi merupakan inovasi yang diciptakan tahun 2017. 

TOSS Gema Santi dibangun di lahan Provinsi Bali seluas 1,9 hektare. Salah satu inovasi yang diaplikasikan dalam pengolahan sampah yang terbaru adalah dengan adanya mesin pengolah sampah residu refuel derived fuel (RDF). 

Mesin ini kata Suwirta mampu mengurangi residu sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sebelum adanya mesin tersebut, sampah residu yang dibuang ke TPA sekitar 5-8 truk, namun setelah adanya mesin RDF ini menjadi jauh berkurang.  

“Saat ini TOSS masuk TOP 5 kategori Outstanding Achievement of Public Service Innovation pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2022,” ujar Bupati Bupati Suwirta. 

Kepada Menteri Arlete dan rombongan, Bupati Suwirta menjelaskan proses pengolahan sampah dari hulu hingga hilir.

Menurut Bupati, TOSS ini sudah diyakini secara sistem dengan tetap mempertahankan dan mengembangkan metode pengolahan sampah seperti ini. “Pemilahan dari rumah tangga adalah kunci utama keberhasilan pengolahan sampah,” ucapnya. 

Sementara Direktur Pengurangan Sampah KLHK RI Sinta Saptarina Soemarno, mengatakan, memilih TOSS Center ini untuk dikunjungi dari Kementerian Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan Republik Kongo tersebut karena TOSS konsisten dalam pengelolaan sampah.

"Bagus sekali karena ada partnership (kerjasama)  dengan asosiasi, koperasi, produsen, tetapi juga pembelajaran yang baik sekali kepada masyarakat. Kami melihat inisiatif yang baik dibandingkan di tempat-tampat yang lain, semoga terus berinovasi," puji Sinta Saptarina. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Broken Beach Nusa Penida Sering Makan Korban, Bagaimana Upaya Pemerintah?

Broken Beach Nusa Penida Sering Makan Korban, Bagaimana Upaya Pemerintah?

Denpasar | Senin, 06 Maret 2023 | 14:23 WIB

Tolong Dua Bule, Warga Malaysia Hilang Terseret Arus Diamond Beach, Nusa Penida

Tolong Dua Bule, Warga Malaysia Hilang Terseret Arus Diamond Beach, Nusa Penida

Denpasar | Rabu, 28 Desember 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×