denpasar

Heboh Jadi Negara yang Ditolak Wayan Koster, Ribuan Orang di Israel Mogok Massal, Ada Apa?

Suara Denpasar Suara.Com
Selasa, 28 Maret 2023 | 08:50 WIB
Heboh Jadi Negara yang Ditolak Wayan Koster, Ribuan Orang di Israel Mogok Massal, Ada Apa?
Heboh Jadi Negara yang Ditolak Wayan Koster, Ribuan Orang di Israel Mogok Massal, Ada Apa? (Twitter @Guyelster)

Suara Denpasar - Negara Israel baru-baru ini viral di Tanah Air karena penolakan yang dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster di Piala Dunia U-20. Kali ini, kabar datang dari negara dengan ibu kota Yerussalem ini. Ribuan orang dari serikat buruh di Israel turun ke jalan. Mereka memprotes kebijakan perombakan peradilan yang dirancang pemerintah Perdana Menteri (Israel) Benjamin Netanyahu.

Histadrut, yang merupakan serikat buruh di Israel, telah memulai aksi mogok massal pada hari Senin, (27/3/2023). Hal ini ditujukan untuk menekan pemerintah Israel agar menghentikan rencana perombakan peradilan yang kontroversial.

Ketua serikat buruh Israel Histadrut, Arnon Bar-David mengeluarkan pernyataan secara resmi pada sejumlah awak media.

"Ia mengatakan bahwa pekerja dan majikan akan bersama-sama menghentikan pemeriksaan yudisial," lapor media Xinhua, dilansir Suara Denpasar, Selasa, (28/3/2023).

Menyusul seruan dari mogok massal serikat buruh Israel itu, kini penerbangan yang berangkat dari Bandara Internasional Ben Gurion telah dihentikan. Pabrik, bank, pusat perbelanjaan, dan sejumlah otoritas lokal yang turut berpartisipasi dalam pemogokan juga menutup layanan mereka.

Restoran rantai makanan cepat saji McDonald's juga bergabung dalam pemogokan dan menutup restorannya di seluruh Israel.

Hanya transportasi publik, sekolah menengah, dan taman kanak-kanak yang tidak terpengaruh aksi mogok massal yang diinisiasi serikat buruh Histadrut itu.

Sementara itu, Asosiasi Medis Israel juga mengumumkan akan melakukan mogok massal di semua rumah sakit umum dan klinik karena alasan yang sama. Mereka hanya menyisakan perawatan mendesak.

Semua universitas negeri Israel juga mogok massal dengan alasan yang sama. Asosiasi Kepala Universitas Israel, dalam sebuah pernyataannya, meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan koalisinya yang berkuasa untuk segera menghentikan prosedur undang-undang dan mulai membuka ruang diskusi untuk mencapai gagasan yang disepakati publik.

Baca Juga: Luhut Tolak Terminal LNG di Mangrove Bali karena Ini, 2 Hari usai Koster Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20

Sebagai informasi bahwa pemerintah Israel saat ini telah mengajukan perubahan pada sistem peradilan Israel yang bertujuan untuk mengekang Mahkamah Agung.  Sejak awal tahun 2023, kebijakan ini memicu protes besar-besaran yang dilakukan secara masif di seluruh wilayah Israel. (*/Dinda) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI