Suara Denpasar - Hari Raya Lebaran memang tidak lengkap jika tanpa Kue kering seperti Nastar, Kue Sagu, Putri Salju, Kastengel dan lain-lain. Bahkan, demi menyambut lebaran tak jarang orang-orang akan telah menyiapkan kue lebaran tersebut jauh-jauh hari.
Meski begitu, seringkali kita kurang tepat dalam menyimpannya. Alhasil, kue kering yang akan disajikan pada tamu saat lebaran malah mlempemmlempem alias tidak renyah lagi. Bahkan, ada sampai yang berjamur.
Untuk itu, kita perlu memperhatikan cara penyimpanan kue kering agar awet dan tetap renyah. Melansir dari Yoursay.suara.com, berikut lima cara menyimpan kue kering agar tahan lama dan tetap renyah.
1. Dinginkan Kue Sebelum Disimpan
Jika Kamu membuat kue sendiri saat lebaran. Pastikan kue yang akan disimpan sudah dingin terlebih dahulu sebelum masuk dalam toples. Hal ini untuk menghindari kue jadi tidak renyah.
2. Perhatian Kondisi Toples
Setelah kue dingin dan siap masuk toples, pastikan juga toples dalam kondisi kering dan kedap udara. Hal ini bertujuan agar kue tetap renyah serta tahan lama.
3. Pakai Toples Akrilik atau Plastik
Ternyata, bahan toples juga berpengaruh pada kerenyahan dan daya tahan kue kering. Untuk itu, sebaiknya gunakan toples yang berbahan plastik atau akrilik dan pastikan toples tersebut memiliki tutup yang rapat.
Baca Juga: 4 Cara Siapkan Hampers agar Budget Aman dan Anti Kebablasan
4. Beri Silica Gel
Pemberian silica gel ternyata dapat mempertahankan kerendahan kue kering dalam toples. Silica gel berfungsi untuk menjaga kelembapan udara dalam toples sehingga kue kering akan tetap renyah.
5. Perhatikan Tempat Penyimpanannya
Letakkan toples kue kering di tempat yang sejuk dan kering. Selain itu, pastikan juga tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Sebab, paparan sinar matahari yang terlalu sering akan membuat kue mudah berjamur.
Itulah lima cara menyimpan kue kering agar tahan lama dan tetap renyah. Semoga membantu. (*)