Suara Denpasar - Aksi Aliansi Bali Menggugat diintimidasi oleh aparat yang menjaga pintu gerbang Gedung DPRD Provinsi Bali.
Massa aksi yang berusaha masuk ke dalam gedung DPRD Provinsi Bali dihadang ketat oleh gabungan aparat dari Kepolisian, Satpol PP, dan Pecalang.
Massa aksi melakukan lobi dengan pihak kepolisian untuk membakar ban sebagai simbol perjuangan. Bakar ban pun terjadi.
Beberapa saat kemudian aparat berusaha mematikan api tersebut. Massa aksi berusaha melindungi api yang sedang berbyala dengan cara berdiri melingkar.
Seorang aparat berpakaian preman mengaku dari Kepolisian Daerah Bali (Polda Bali) tiba-tiba meninju dan menendang seorang massa aksi.
Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Massa aksi berusaha untuk saling melindungi di depan aparat yang berusaha mendorong.
Sampai saat ini pukul 17.15 WITA, massa aksi yang melakukan demo menuntut agar DPR menolak undang-undang cipta kerja masih berkumpul di depan gedung DPRD Provinsi Bali. (*/Dinda)