“Sebaiknya pak SBY minta maaf kepada mas Anas atas beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan dari pidato jeda sampai rapat majelis tinggi mengambil alih jabatan ketua umum (Anas),” kata Gede dalam tayangan tersebut.
Sementara cuplikan video Andi Arief, dinarasikan seolah ia meminta Anas untuk meminta maaf kepada SBY.
Setelah ditelusuri, rupanya video aslinya tersebut dicatut dari sumber lain.
Pertama, pandangan dari Gede Suardika Pasak ternyata merupakan sebuah video yang identik dengan konten milik tribunjabar yang dapat diakses lewat ring berikut: https://youtu.be/n7af1cjGqaY
Dalam video tersebut, memang benar jika Suardika Pasak meminta SBY untuk meminta maaf kepada Anas.
Sedangkan cuplikan video Andi Arief rupanya merupakan konten yang diambil dari kanal YouTube CNN Indonesia 4 tahun lalu yang membahas seputar isu mahar olitik Sandiaga Uno kepada PKS dan PAN. Berikut ini video aslinya shttps://youtu.be/sV31ttSWXMY
Kesimpulan:
Berdasarkan hasil penelusuran di atas, maka dapat dipastikan jika kabar mengenai Anas yang datang menemui Mahfud MD untuk menyerahkan bukti kejahatan SBY merupakan berita bohong atau hoaks.
Tayang tersebut dapat dikategorikan sebagai false connection, lantaran isi dan judul video tidak sama. (*/Dinda)
Baca Juga: Tersandung Kasus Korupsi Proyek Hambalang, Anas Urbaningrum Bernasib Malang