CEK FAKTA: Anas Urbaningrum Temui Mahfud MD, Serahkan Bukti Kuat Kejahatan SBY?

Suara Denpasar

Jum'at, 14 April 2023 | 12:07 WIB
CEK FAKTA: Anas Urbaningrum Temui Mahfud MD, Serahkan Bukti Kuat Kejahatan SBY?
CEK FAKTA: Anas Urbaningrum Temui Mahfud MD, Serahkan Bukti Kuat Kejahatan SBY? (YouTube PILIHAN RAKYAT)

Suara Denpasar – Perseteruan antara eks Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dengan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dikabarkan semakin memanas. 

Seperti diketahui, Anas Urbaningrum yang mendekam di balik jeruji besi selama 9 tahun karena tersandung kasus korupsi proyek Hambalang, kembali masuk ke kancah perpolitikan usai dirinya dinyatakan bebas dari Lapas Sukabumiskin, Bandung, Selasa (11/4/2023). 

Setelah menyinggung skenario di balik penjeblosannya yang menyeret nama SBY selaku Ketua Umum Majelis Tinggi Demokrat. Kini beredar kabar jika Anas datang menemui Mahfud MD untuk menyerahkan bukti kejahatan SBY dalam kasus yang pernah menjeratnya. 

Kabar tersebut diketahui melalui sebuah video dari kanal YouTube PILIHAN RAKYAT, yang diunggah pada Rabu (12/4/2023). 

“ANAS TEMUI MAHFUD MD – DENGAN MEMBAWA BUKTI KUAT KEJAHATAN SBY – SIAP” DIJEBLOSKAN,” demikian judul yang disajikan pengunggah video. 

Agar lebih menarik, video tersebut juga dilengkapi thumbnail berisikan potret Anas yang sedang menyerahkan sebuah map berwarna merah kepada Mahfud MD, serta ditambah keterangan narasi serupa judul. 

Hingga kini, video berdurasi 10 menit 37 detik itu telah disaksikan lebh dari 40 ribu kali, serta dipenuhi beragam komentar yang kebanyakan mendukung tindakan berani Anas untuk membasmi para koruptor. 

Lantas, benarkah klaim video tersebut? 

CEK FAKTA: 

baca juga

Setelah ditelusuri, rupanya video tersebut memiliki beberapa kejanggalan. 

1.Ketidaksesuaian Isi dengan Judul

Video tidak menyajikan informasi yang sesuai dengan judul yang dinarasikan. Pasalnya, konten yang seharusnya mengulas seputar pertemuan antara Anas dan Mahfud MD yang disebut-sebut bertujuan untuk menyerahkan bukti kejahatan yang dilakukan SBY. 

Justru hanya membahas pernyataan dari Anas terkait adanya skenario besar yang kemudian dikaitkan dengan SBY tanpa menyajikan bukti valid. Selain itu, tayangan ini juga berisikan dua pandangan berbeda terhadap apalah Anas atau SBY yang perlu meminta maaf terhadap satu sama lain. 

2. Relevansi Tayangan Konten

Alih-alih menyaikan cuplikan momen pertemuan antara Anas dengan Mahfud MD. Video ini malah menayangkan beberapa tokoh. Dua di antaranya ialah Gede Suardika Pasak yang memberikan pernyataan bawa Partai Demokrat dan SBY harus meminta maaf kepada Anas. 

“Sebaiknya pak SBY minta maaf kepada mas Anas atas beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan dari pidato jeda sampai rapat majelis tinggi mengambil alih jabatan ketua umum (Anas),” kata Gede dalam tayangan tersebut. 

Sementara cuplikan video Andi Arief, dinarasikan seolah ia meminta Anas untuk meminta maaf kepada SBY. 
Setelah ditelusuri, rupanya video aslinya tersebut dicatut dari sumber lain.

Pertama, pandangan dari Gede Suardika Pasak ternyata merupakan sebuah video yang identik dengan konten milik tribunjabar yang dapat diakses lewat ring berikut: https://youtu.be/n7af1cjGqaY

Dalam video tersebut, memang benar jika Suardika Pasak meminta SBY untuk meminta maaf kepada Anas. 

Sedangkan cuplikan video Andi Arief rupanya merupakan konten yang diambil dari kanal YouTube CNN Indonesia 4 tahun lalu yang membahas seputar isu mahar olitik Sandiaga Uno kepada PKS dan PAN. Berikut ini video aslinya shttps://youtu.be/sV31ttSWXMY

Kesimpulan:

Berdasarkan hasil penelusuran di atas, maka dapat dipastikan jika kabar mengenai Anas yang datang menemui Mahfud MD untuk menyerahkan bukti kejahatan SBY merupakan berita bohong atau hoaks. 

Tayang tersebut dapat dikategorikan sebagai false connection, lantaran isi dan judul video tidak sama. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Otak Utama yang Jebloskan Anas Urbaningrum ke Penjara Terbongkar, Ternyata SBY Dalangnya?

CEK FAKTA: Otak Utama yang Jebloskan Anas Urbaningrum ke Penjara Terbongkar, Ternyata SBY Dalangnya?

Denpasar | Kamis, 13 April 2023 | 17:05 WIB

Bebas dari Penjara, Anas Urbaningrum Buka Suara: Maaf Kalau Ada yang Berpikir Saya Mati Membusuk

Bebas dari Penjara, Anas Urbaningrum Buka Suara: Maaf Kalau Ada yang Berpikir Saya Mati Membusuk

Denpasar | Rabu, 12 April 2023 | 08:53 WIB

Pasek Suardika: Anas Urbaningrum Korban Kriminalisasi Oknum KPK dan Penguasa

Pasek Suardika: Anas Urbaningrum Korban Kriminalisasi Oknum KPK dan Penguasa

Denpasar | Senin, 10 April 2023 | 11:38 WIB

Terkini

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:40 WIB

2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus

2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:39 WIB

Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!

Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!

Surakarta | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:33 WIB

KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari

KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:31 WIB

Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas

Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional

Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:26 WIB

Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD

Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD

Jogja | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:22 WIB

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB