Suara Denpasar - Kejadian mengerikan dialami oleh seorang mantan anggota parlemen muslim di India. Atiq Ahmed, dan saudara laki-lakinya, Ashraf Ahmed yang ditembak mati saat sedang siaran langsung di televisi.
Atiq Ahmad dan saudara laki-lakinya, Ashraf Ahmad yang saat itu tengah diwawancarai wartawan, secara tiba-tiba mereka berdua ditembak oleh seorang tak dikenal yang menyamar sebagai jurnalis.
Dua saudara muslim itu ditembak mati dari jarak dekat pada Sabtu (15/4/2023), tepatnya di kota Prayagraj, negara bagian Uttar Pradesh, India.
"Itu semua terjadi begitu cepat, mereka mendekati Atiq dan saudaranya dengan dalih merekam. Namun tiba-tiba menembak mereka dari jarak dekat. Keduanya mengalami luka tembak di kepala," kata petugas polisi, Ramit Sharma dikutip Suara Denpasar dari theguardian.com, Senin(17/4/2023).
Ramit Sharma, kembali mengatakan bahwa setelah menembak dua saudara muslim tersebut secara tiba-tiba ketiga pelaku itu langsung menyerahkan diri kepada polisi.
Kasus ini menjadi semakin heboh, lantaran dalam aksinya tersebut salah satu dari pelaku penembakan itu meneriakkan "Jai Shri Ram" (Kejayaan untuk dewa Rama). Kata tersebut merupakan slogan agama yang telah diubah oleh ekstremis Hindu dan Hindu radikal menjadi seruan perang bagi kaum nasionalis Hindu dalam kampanye mereka untuk melawan Muslim. (*/Dinda)