Arena Refreshing Lansia di Kota Denpasar: Bermain Catur Membunuh Waktu

Suara Denpasar Suara.Com
Rabu, 19 April 2023 | 15:06 WIB
Arena Refreshing Lansia di Kota Denpasar: Bermain Catur Membunuh Waktu
Suasana Bapak-bapak yang sedang bermain Catur di Taman Puputan Badung Denpasar Bali. Foto: Rovin Bou

Suara Denpasar - Berdasarkan sejarahnya, Kota Administrasi Denpasar sebelumnya hanyalah sebuah taman. Dan masuk dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Badung

Seiring berjalannya waktu Denpasar resmi menjadi Kotamadya pada tanggal 15 Januari 1992, berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1992. Kemudian Kota Denpasar ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Bali pada tanggal 23 Juni 1960.

Berdasarkan sejarahnya tersebut, tidak heran jika sampai saat ini Kota Denpasar memiliki banyak taman. 

Seperti Taman Kota Lumintang, Taman Lalu Lintas Kota Denpasar, Taman Kumbasari, Taman Janggan Renon Denpasar, Taman Inspirasi Mertasari, Taman Kota Br Buagan, Lapangan Niti Mandala Renon-Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Taman Sungai Pasar Badung, Taman Puputan Badung.

Taman-taman tersebut menjadi tempat berkumpul masyarakat Denpasar. 

Sejumlah taman diantaranya disediakan fasilitas olahraga seperti, jogging track, tiang restock, jalan khusus penderita rematik, dan fasilitas pendukung lainnya.

Dari sejumlah taman tersebut, Taman Puputan Badung lah yang sering dikunjungi bapak-bapak yang berumur lansia (lanjut usia). Pasalnya di taman tersebut terdapat Monumen Catur.

Bapak-bapak tersebut berkumpul di area sekitar Monumen itu untuk bermain Catur. Mereka datang dari wilayah sekitar untuk bermain dan ada juga yang sekadar menonton orang bermain catur.

Dipantau Suara Denpasar Rabu (19/4/2023), catur-catur itu ada yang dibawa dari rumah, ada juga yang menyewa di lokasi. Kemudian mereka mencari lawan untuk mengadu strategi. 

Baca Juga: Lepas 2 Pemain, PSIS Semarang Dikabarkan Sepakat Datangkan Pemain Persipura, Ini Profilnya

Pak Agung (73) mengatakan bermain catur adalah cara dia menghibur diri. Lebih tepatnya membunuh waktu.

"Senang saja bermain catur. Bermain catur untuk membunuh waktu," terangnya. 

Sementara Nyoman Dana seorang pemain Catur dan sekaligus penyewa catur mengatakan, hampir setiap hari para lansia berkumpul di tempat tersebut untuk bermain Catur. Setiap papan catur disewakannya dengan harga Rp. 10.000 untuk durasi main sepuasnya.

"Satu papan catur harga 10 ribu, main sepuasnya," imbuh Nyoman Dana. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI