Suara Denpasar - Ketua Pemuda Katolik Bali (Komisariat Daerah Bali) Yogaswara Putra Utama mengimbau seluruh kader Katolik baik itu mahasiswa dan pemuda turun untuk membagikan takjil di bulan suci Ramadhan 2023.
Terdiri dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) dan Pemuda Katolik se-Bali membagikan 5000 takjil di Kabupaten Gianyar pada Senin (17/4), Kabupaten Badung pada Selasa, (18/4) dan Kota Denpasar pada Rabu (19/4).
"Pembagian takjil menyambut bulan suci Ramadhan adalah cara kita ikut merasakan kebahagiaan teman-teman kita yang Muslim. Apalagi Bali ini masyarakatnya hidup selalu rukun dalam keberagaman, dan kita mau jaga itu," jelas Yogaswara saat ditemui di lokasi pembagian takjil di Denpasar, Rabu (19/4/2023).
Lebih lanjut Yogaswara mengatakan Pemuda Katolik Bali ingin menjadikan Provinsi Bali sebagai miniatur Indonesia. Yang mana masyarakat dengan latar belakang suku ras dan agama dengan tingkat toleransi tinggi.
"Jadikan Bali sebagai Indonesia kecil yang keberagaman itu betul-betul terasa di Bali soal hidup kerukunan umat beragama, itu yang kami mau angkat dari Bali, Indonesia kecil ada di Bali, atau Bali menjadi miniatur Indonesia," imbuhnya.
Menurutnya, beragama yang baik versinya adalah dengan menyeimbangkan dengan sikap nasionalisme.
"100 persen Katolik 100 persen Indonesia, toleransi bukan sekadar tuntutan Bhinneka Tunggal Ika, melainkan kesadaran dari dalam diri.
Akhirnya saya mewakili seluruh kader Pemuda Katolik di Bali mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 2023 kepada seluruh umat Islam di Indonesia," tandas Yogaswara. (*/Dinda)
Baca Juga: Jadikan Bali Sebagai Miniatur Indonesia, Pemuda Katolik Bagikan 5000 Takjil