Suara Denpasar - Setelah tujuh bulan menjalani hubungan asmara, pasangan Marcelino Lefrandt dan Violenzia Jeanette tampaknya makin serius naik ke pelaminan. Akankah mereka berniat nikah beda agama.
"Menikah itu bukan masalah agamanya sama apa nggak," kata Violenzia bersama Marcelino saat berbincang di kanal YouTube Nadia Alaydrus, dikutip Jumat (28/4/2023).
Dia mengatakan, kendala hubungannya dengan Marcel bukan pada beda agama. Diketahui, Vio saat ini beragama Islam, sedangkan Marcel beragama Kristen.
"Karena kita tuh toleransinya sangat tinggi sekali. Aku kan Mualaf, keluargaku masih Kristen, papa-mamaku, adik-adikku masih Kristen, jadi toleransiku ke agama dia juga bagus banget, dia juga pun bagus banget toleransinya ke agama aku," tandas Vio dalam tayangan Kamiis (27/4/2023).
Bahkan, saat Vio umrah sudah pacaran dengan Marcel. Marcel juga toleran.
Dia menyatakan, kendalanya bukan di agama, namun kalau mau serius ke jenjang yang lebih serius, yakni pernikahan, maka semua hal yang dapat menyebabkan perceraian harus dibicarakan.
"Karena kalau aku nikah lagi, aku gak mau gagal lagi dong," terangnya.
Dengan demikian, aku Vio, agama memang akan menjadi salah satu pembicaraan antara dia dengan Marcel jika ingin melanjutkan kejenjang pernikahan.
Walau begitu, dia menyatakan, kesamaan agama tak menjamin sebuah pasangan bisa langgeng dalam ikatan perkawinan. Itu terbukti dengan apa yang dia alami dengan dua suaminya terdahulu. Begitu juga terjadi pada Marcelino dengan istrinya terdahulu.
Baca Juga: Niat Nikah Beda Agama Pasangan Katolik-Islam Kandas, MK Tolak Uji Materiil, Tabrak Deklarasi HAM?
"Kemarin dua suami aku satu agama, Marcel pun mantan istrinya sama satu agama, tapi tetap kita berpisah juga," jelas Violenzia.
Bagi Violenzia Jeanette menikah itu bukan masalah agamanya sama. Karena semua agama mengajarkan kebaikan. Dia menekankan, value atau nilai yang dipegang dari seseorang adalah perilaku hingga kesalehan terhadap agamanya.
"Ya aku tetap minta laki-laki yang saleh dan mengerti agama, tapi aku nggak bilang kalau harus Muslim," jelas dia.
Dia pun menilai Marcelino meski bukan seorang Muslim, dia tergolong saleh dalam menjalankan tuntunan agamanya.
"Jadi, buat aku value-nya yang penting, bukan agamanya," tandas dia. (*)