Suara Denpasar- Hari Nur Yulianto (HNY) resmi didepak PSIS Semarang pada bursa transfer menjelang kompetisi Liga 1 2023/2024 mendatang.
Kebersamaan HNY harus berakhir setelah 10 tahun memperkuat tim kebanggan Panser Biru tersebut.
Bergabung sejak tahun 2013, Hari Nur Yulianto saat ini menjadi top score sepanjang masa PSIS dengan torehan 69 goal dari semua ajang kompetisi.
Didepak dari PSIS Semarang, HNY mengirim pesan untuk Septan David Maulana yang baru saja mendapat perpanjangan kontrak dari klubnya tersebut.
Pesan HNY untuk Septan David Maulana ini diungkapkan pada kolom komentar unggahan pemain yang akan memperkuat PSIS Semarang hingga tahun 2026 tersebut.
Dimana, Septian David Maulana awalnya mengucapkan salam perpisahan kepada seniornya tersebut usai disingkirkan PSIS Semarang.
“The real legend @hny_22. Sehat dan sukses selalu dimanapun berada king @hny_22. Dedikasimu tak akan pernah dilupakan bersama Mahesa Jenar,” tulis Septian.
Unggahan tersebut pun langsung di balas HNY, dimana sang pemain dalam hal ini meminta Septian untuk memberikan prestasi untuk PSIS Semarang.
“Sehat dan sukses selalu ya. Brikan prestasi untuk tim ini. Yoh iso yoh pokoke,” sahut HNY.
Sementara itu, Bruno Silva yang merupakan rekan seprofesinya ketika bermain di PSIS Semarang mengingatkan mengenai duet terbaik mereka yang akan menjadi sejarah di klub milik Yoyok Sukawi tersebut.
“Yang pasti, bersama-sama kami adalah salah satu duet terbaik PSIS dalam sejarahnya. Cinta kamu teman,” tulis Bruno Silva @silva_bruno91 di kolom komentar unggahan @psisfcofficial.
Dilansir melalui website resmi klub, meski HNY resmi dilepas, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengatakan bahwa tim tersebut masih membuka pintu untuknya yang ingin kembali sebagai pelatih maupun bergabung di manajemen.
“Kami selalu mendoakan Hari Nur sekeluarga diberi kesehatan dan perjalanan karir yang bagus di sisa karirnya sebagai pesepakbola profesional. PSIS adalah rumah bagi Hari Nur Yulianto dan kapan pun ia kembali, baik sebagai pelatih atau sebagai manajemen profesional pintu PSIS selalu terbuka. Sekali lagi, terima kasih Hari Nur. Namamu akan selalu menjadi bagian dari sejarah klub ini,” ujarnya. (Rizal/*)