Oknum Tokoh Masyarakat Ungasan Pindahkan ABG yang Dibikin Bunting saat Masih SMP

Suara Denpasar

Selasa, 09 Mei 2023 | 23:02 WIB
Oknum Tokoh Masyarakat Ungasan Pindahkan ABG yang Dibikin Bunting saat Masih SMP
Ilustrasi pemerkosaan (Istimewa)

Suara Denpasar - Oknum tokoh masyarakat berinsial MKA, 58, akhirnya panik. Dugaan tindakan asusila yang dilakukan atas anak baru gede (ABG) berinsial JGB kini sedang ditelurusi aparat kepolisian dan Komisi Perlindungan Anak (KPA) Bali.

Apa sebab? Korban mengalami tindak asusila saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama atau SMP. Korban pun sampai bunting dan kini sudah memiliki seorang putra dari hubungannya dengan MKA, berusia dua tahun.

"Kini yang cewek (korban) dipindah MKA dari kontrakan di kawasan Jalan Nuansa Udayana, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, sejak Sabtu 6 Maret 2023," papar salah satu sumber.

Kontrakan mewah bercat cokelat yang terletak di salah satu gang di Jalan Nuansa Udayana ini sudah ditempati oleh korban asal Kintamani, Kabupaten Bangli, untuk beberapa lama.

"Ya, sempat baca. Ling (dari) berita beredar di grup-grup WA. Kami di sini tidak tahu. Sudah pindah oragnya," kisah salah satu warga setempat, Senin 8 Mei 2023.

Kurang lebih satu jam sebelum bertemu dengan wartawan, ia sempat melintas dari depan rumah tersebut.

Dia melihat seorang pria, baru saja membuang sampat di depan, lalu masuk dan posisi berdirinya dari halamat bagian dalam, kemudian menutup gerbang. "Silahkan ke sana saja mas, saya sempat lihat ada kok seorang pria di sana," pinta warga. 

Benar saja, di sana ada seorang lelaki mengenakan celana pendek warna biru dan baju kaos oblong warna cokelat gelap, lelaki itu terlihat menenangkan kurang lebih 4 ekor anjing  yang sedang bergonggong.

Saat wartawan menghampiri kediaman tersebut. Ternyata lelaki ini merespons dengan baik beberapa pertanyaan. Bahwa dirinya diperintah oleh pemilik rumah untuk bersih-bersih. Secara blakblakan, ketika wartawan menyebut nama lengkap dari inisial korban yakni JGB, yang bersangkutan membenarkan.

baca juga

"Ya, saya penjaga di sini. Disuruh pemilik rumah. Pemilik rumah tinggal di Denpasar menyuruhku untuk tempati sekaligus bersihkan rumah. Sebab ibu itu bernama anaknya sudah tidak lagi di sini," timpal sang penjaga rumah. Dari balik gerbang, dia mengaku tidak tahu ibu mudah itu pindah ke mana, dan sebenarnya masa kontrakan belum selesai. "Saya tidak tahu ke mana pindah. Bisa jadi pulang kampung," bebernya.

Sementara itu sumber lain menyampaikan, isu yang beredar MKA yang merupakan suami dari anggota DPRD Bali itu dikabarkan panik. Sehingga menyuruh JGB, dan anak perempuan berusia sekitar 2 tahun minggat dari tempat tersebut.

"Isunya begitu, dikabarkan MKA mulai panik setelah beberapa kali pemberitaan di media online. Oleh karena itu, korban disuruh untuk minggat," sebut sumber yang merupakan warga Badung

Dikatakan, diduga karena panik, Media sosial milik JGB  sudah dihapus.  "Kami sudah cek, ternyata foto-foto di medsos JGB sudah lenyap. Bukan foto-foto saja. Akunya di hapus," tambah sumber ini. 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Stefanus Setake Bayu Setianto merespon bahwa, pihaknya akan memyelidiki.

"Ya, nantinya kami akan mendalami isu ini, untuk mencaritahu kebenarannya," singkatnya.

Seperti berita sebelumnya, persoalan anak di bawah umur yang menjadi korban pelecehan seksual hingga hamil acap terjadi.  

Namun, tidak semua kasus di laporkan ke polisi. Seperti yang terjadi di wilayah hukum Badung. JGB seorang anak berusia 15 tahun diduga menjadi korban nafsu bejat seorang pria paruh baya berinisial MKA,58, warga Kuta Selatan, Badung, Bali.

Kabarnya, korban diduga dihamili oleh MKA yang tak lain oknum tokoh masyarakat di Kuta Selatan, Badung, Bali, hingga melahirkan anak perempuan yang kini sudah berusia dua tahun. Namun, kasusnya tak sampai ke meja polisi.

Lantaran, MKA diduga menjalin hubungan dengan korban pada tahun 2019 silam.  Dan saat itu, Bunga masih berusia 15 tahun dan mengenyam pendidikan di sebuah SMP di Kintamani, Kabupaten Bangli. 

Dari kejadian ini, gadis itu terpaksa harus putus sekolah lantaran hamil. MKA disebut selingkuh karena masih punya istri yang sah. Mereka mulai pacaran tahun 2019 hingga hamil. Kemudian tanggal 23 Juni 2021 lalu Bunga melahirkan anaknya di sebuah Rumah Sakit di wilayah kabupaten Tabanan. Sebelum hamil JGB dikostkan oleh MKA di sebuah apartemen A di kawasan Sesetan, Denpasar Selatan (Densel). ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Motor Hilang, Pencurinya Ternyata Saudara Sendiri! Kejari Bangli Bantu Restorative Justice

Motor Hilang, Pencurinya Ternyata Saudara Sendiri! Kejari Bangli Bantu Restorative Justice

Denpasar | Selasa, 09 Mei 2023 | 22:55 WIB

Tegas! Soal Bendesa Adat Nyaleg, Begini Kata Tokoh Muda Bali

Tegas! Soal Bendesa Adat Nyaleg, Begini Kata Tokoh Muda Bali

Denpasar | Selasa, 09 Mei 2023 | 17:15 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×