Sadis! Masih Sempat-sempatnya Minum Sebelum Memutilasi, Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Dicor di Semarang

Suara Denpasar

Rabu, 10 Mei 2023 | 20:46 WIB
Sadis! Masih Sempat-sempatnya Minum Sebelum Memutilasi, Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Dicor di Semarang
Sadis! Masih Sempat-sempatnya Minum Sebelum Memutilasi, Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Dicor di Semarang ((Instagram: @polrestabes_semarang_official))

Suara Denpasar – Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan adanya pembunuhan mayat dicor di Semarang yang dilakukan oleh seorang pegawai kepada bosnya. 

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya Satreskrim Polrestabes Semarang bersama Ditreskrimum Polda Jawa Tengah berhasil meringkus Muhammad Husen (28) selaku terduga pembunuhan yang dilakukan terhadap Irwan Hutagalung (53), pemilik usaha Depot Air Mineral di Jalan Mulawarman, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. 

Dalam Press Release terbaru yang dibagikan di Instagram @polrestabes_semarang_official pada Rabu (10/5/2023), pelaku kini mengungkapkan kronologi pembunuhan yang telah direncanakannya itu kepada sang bos di tempat ia bekerja selama 1 bulan ini.  

Menurut keterangan Husein, pembunuhan tersebut dilakukan mulai hari Kamis (4/5/2023) sekitar pukul 20.00-20.30 WIB sewaktu korban sedang tertidur nyenyak. 

“Pertama, saya tusuk bagian pipi sebelah kanan dengan menggunakan linggis. Posisi korban sedang tidur nyenyak di dalam depot air mineral isi ulang, pada kamis sekitar jam 20.00-20.30 malam,” tutur Husein.

Untuk memastikan korban sudah meninggal dunia, pelaku kemudian kembali menusuk korban di pelipis kiri dengan menggunakan linggis. Akibatnya, korban tidak sempat bereaksi dan bahkan sudah tidak bergerak lagi. 

Setelah dua kali tusukan, pelaku sempat-sempatnya meninggalkan korban di ruang tengah dan keluar menuju angkringan yang ada di sebelah depot untuk minum. 

Pada hari Jumat (5/5/2023) sekitar pukul 4 pagi, pelaku kembali masuk ke depot untuk melanjutkan aksi pembunuhan sadis yang dilakukannya dengan memutilasi tubuh korban. 

Saat itu, pelaku memotong kepala korban di bagian leher dengan menggunakan pisau dapur yang ada di lokasi. Selanjutnya, Husen juga memotong tangan sebelah kanan dan kiri korban. Baru setelah itu, potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam karung. 

baca juga

Untuk menutupi kejahatannya, pelaku kemudian menyeret mayat korban yang sudah tak berkepala dan kedua tangan itu ke lorong samping depot lantaran dinilai tidak banyak orang lain yang mengakses. 

“Mayatnya saya seret ke ruang samping. Soalnya jarang ada yang akses, kecuali saya,” ujarnya. 

Di situlah, Husen baru menutup jasad korban dengan cor semen bercampur pasir pada Sabtu (6/5/2023), sehari setelah ia memutilasi tubuh korban. 

Husen mengatakan bahwa semen dan pasir yang digunakan diambil dari rumah korban Irwan Hutagalung yang berada di Perumahan Sumurbuto. 

Karena semen dan pasir tidak cukup untuk menutupi jasad, maka bagian kepala dan lengan korban hanya dilumuri. Setelah itu, pelaku kemudian membuang karpet, tas, beserta sejumlah barang bukti untuk menghapus jejak pembunuhan. 

Sebelum melarikan diri, pelaku juga sempat menggasak dompet korban sebanyak Rp7 juta. Uang tersebut kemudian digunakan untuk bersenang-senang. 

“Digunakan makan, beli rokok, nyari wanita penghibur di Banjarsari, dan mengajak pendagang angkringan di dekat depot air mineral,” ujar Husen. 

Kepada polisi, pelaku juga mengungkapkan bahwa motif pembunuhan yang dilakukan kepada bosnya itu lantaran merasa sakit hati dan sering dipukuli.

“Saya merasa sakit hati karena sering dipukuli,” tutur pelaku. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Persis Perpanjang Kontrak Irfan Jauhari, Skil Kontra PSIS dan PSM Jadi Pertimbangan Manajemen

Persis Perpanjang Kontrak Irfan Jauhari, Skil Kontra PSIS dan PSM Jadi Pertimbangan Manajemen

Denpasar | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:58 WIB

Susul Erwin Ramdani Hatur Nuhun? Peluang Bek Persib Bandung Ini ke PSIS Semarang Meningkat

Susul Erwin Ramdani Hatur Nuhun? Peluang Bek Persib Bandung Ini ke PSIS Semarang Meningkat

Denpasar | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:45 WIB

Kontraknya Berakhir Musim Ini, Eks Liga Inggris Mark Hartmann Segera Gabung PSIS Semarang?

Kontraknya Berakhir Musim Ini, Eks Liga Inggris Mark Hartmann Segera Gabung PSIS Semarang?

Denpasar | Rabu, 10 Mei 2023 | 14:08 WIB

Asing Rp5,21 Miliar Berpotensi Gagal Digaet PSIS Semarang, Karena Hal Ini, Intip Profilnya

Asing Rp5,21 Miliar Berpotensi Gagal Digaet PSIS Semarang, Karena Hal Ini, Intip Profilnya

Denpasar | Rabu, 10 Mei 2023 | 11:45 WIB

Nilai Pasaran Setara Bule di Persib Bandung, Ini Sosok Asing yang Dikabarkan Deal dengan PSIS Semarang

Nilai Pasaran Setara Bule di Persib Bandung, Ini Sosok Asing yang Dikabarkan Deal dengan PSIS Semarang

Denpasar | Rabu, 10 Mei 2023 | 10:30 WIB

Terungkap Mayat Terbakar dan Diduga Korban Pembunuhan di Semarang Saksi Korupsi, Siapa Dalangnya?

Terungkap Mayat Terbakar dan Diduga Korban Pembunuhan di Semarang Saksi Korupsi, Siapa Dalangnya?

Denpasar | Jum'at, 16 September 2022 | 13:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×