Suara Denpasar - Belum lama ini grup musik Motherbank tampil di hadapan publik, Sabtu, (6/5/2023). Mereka menjadi pembuka acara "Halal Bihalal dan Deklarasi Majalengka untuk Perubahan Iklim dan Pembangunan Berkelanjutan."
Motherbank merupakan grup musik asal Jatisura, sebuah wilayah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ia didirikan pada tahun 2021. Tepatnya, saat pandemi sedang ganas meluluhlantakkan seluruh dunia.
Motherbank diisi oleh sekumpulan Ibu-Ibu asal Jatisura. Mereka dibantu oleh dua orang pemuda. Keduanya bernama Aaf dan Pipin, yang merupakan bagian dari organisasi nirlaba, JaF (Jatiwangi art Factory).
"Sangat berbahagia terlibat dan bisa menghibur pada acara Halal Bihalal dan Deklarasi Majalengka untuk Perubahan Iklim," demikian keterangan yang tertera di akun Instagram @mother.bank, dilansir Sabtu, (20/5/2023).
Pada awalnya Motherbank digagas oleh Ismal Muntaha dan Bunga Siagian. Keduanya tercatat sebagai pasangan yang membidangi Badan Kajian Pertanahan, masih bagian dari JaF (Jatiwangi art Factory).
Sejak mula, Motherbank dirancang atas dasar menjamurnya Bank Emok, yang memiliki arti rentenir jika dalam frasa masyarakat Sunda. Kehadiran rentenir membuat Ibu-Ibu geram, lalu mengambil tindakan.
Di sinilah sejumlah Ibu-Ibu sepakat mendirikan institusi tandingan. Mereka kemudian tergabung dalam kelompok yang menamai diri sebagai Motherbank.
Motherbank aktif melakukan perhitungan pada rentenir. Dan sebetulnya apa yang dilakukan nyaris serupa. Hanya saja perbedaannya jelas. Di Motherbank, sama sekali tidak diminta kewajiban membayar bunga.
Sebagai gantinya, para anggota Motherbank diharap memberi waktu dan tenaga untuk mengolah lahan terbengkalai. Di sana mereka menanam singkong yang hasilnya dinikmati bersama.
Baca Juga: Mengingat Sejarah Lewat Lantunan Musik Tabir Kelam Made Mawut 'Tabir Kelam'
Seiring perjalanan, mereka juga menggagas keberadaan pasar kuliner. Bahkan mereka sendiri yang mengolah serta menjajakan panganan yang dijual.
Kebersamaan menjadi perekat yang kian membuat mereka tumbuh dan berkembang bersama-sama. Tak pelak warga sekitar pun banyak yang memberi apresiasi.
"Seperti biasanya, kami Ibu-Ibu Motherbank yang juga pedagang pasar kuliner Wakare Kampung Wates, selalu berkumpul bersama. Sembari bertukar pikiran dan mengevaluasi untuk peningkatan kualitas," tulis @mother.bank.
Dalam satu kesempatan, Motherbank kemudian bertransformasi menjadi grup musik. Artinya, mereka sekarang tidak hanya bergelut di bidang ekonomi, sosial, dan kuliner. Namun juga ditambah kesenian.
"2021 lalu, kami mendapat kesempatan tampil di Kawasan Borobudur, dan terlibat di acara G20," ungkap Aaf, salah satu personil Motherbank, saat dihubungi Tim Suara Denpasar via ponsel, Sabtu, (20/5/2023).
Dalam penelusuran, tercatat kehadiran Motherbank di bidang musik yang telah berjalan sekitar dua tahunan. Beberapa tahun silam, mereka juga pernah diundang untuk mengisi acara di Museum Nasional Jogja, dan pembuka pameran seni di Jakarta.