Suara Denpasar – Satu persatu pemain abroad Indonesia memutuskan untuk mengakhiri petualangannya di luar negeri.
Tak dapat menit bermain, proses adaptasi yang sulit, hingga ketatnya kompetisi menjadi beberapa faktor pemain abroad ‘terpaksa’ untuk pulang kampung.
Terbaru, salah satu punggawa Timnas Indonesia yang memutuskan mengakhiri petualangannya di luar negeri adalah Bagus Kahfi.
Saudara kembar dari Bagas Kaffa ini memutuskan kembali ke tanah air dan kembali ke pelukan Barito Putera pada musim kompetisi mendatang.
Dilansir dari suara.com berikut deretan pemain abroad Indonesia yang memutuskan untuk pulang kampung.
Pada akhir Januari 2023 lalu, Dewa United resmi mengumumkan bergabungnya Egy Maulana Vikri. Hal setelah Egy berstatus tanpa klub setelah kontraknya tak lagi diperpanjang oleh klub Slovakia, Zlate Moravce.
Pemain berlabel Timnas Indonesia ini sempat mencuri perhatian lantaran bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk pada 2018 silam.
Tak miliki banyak kesempatan bermain, Egy pun pindah ke Slovakia bersama dengan FK Senica pada 2021. Lalu di musim panas 2022, Egy berlabuh ke Zlate Moravce.
Baca Juga: PS Barito Putera Resmi Pulangkan Bagus Kahfi dari Asteras Tripoli
Dilansir dari laman transfermarkt Egy Maulana Vikri bersama FK Senica mencatatkan 26 kali main di seluruh kompetisi dan sumbangan dua gol empat assist.
Selain itu, Egy mengemas 11 caps di Lechia Gdansk dan sembilan laga di Zlate Moravce.
Tak berselang lama dari Egy, Witan Sulaeman menjadi pemain abroad selanjutnya yang memutuskan pulang kampung. Witan Sulaeman memutuskan bergabung bersama Persija Jakarta.
Pemain berusia 21 tahun itu dikontrak selama 3,5 oleh Persija. Dengan begini, perjalanan kariernya di Eropa resmi berakhir untuk sementara.
Mengawali karier di PSIM Yogyakarta, Witan sempat membela klub Serbia, Radnik Surdulica, lalu pindah ke Polandia untuk membela Lechia Gdansk.