Suara Denpasar – Sebagai pegiat sosial yang aktif, Helmi Felis kembali menjadi bulan-bulanan netizen.
Hal ini setelah Helmi Felis kembali membuat gaduh di twitter dengan pernyataannya yang kembali singgung soal survey dari bakal calon presiden yang ada.
Menurut Helmi Felis, hasil yang dirilis oleh Lembaga survey tidak memiliki kejelasan sumber dana sehingga merupakan bagian dari kampanye hitam (Black Campaign).
“Menangkan Survey mudah, tinggal bayar. Yang sulit menangkan Pemilu Dari Fakta itu bisa dibuat aturan bahwa setiap rilis hasil Survey (tanpa kejelasan sumber dana) bisa dikategorikan sebagai Black Campaign Harus ada 'hukuman' terhadap lembaga survey yang seenaknya rilis hasil” tulis Helmi Felis pada laman twitter pribadinya @hemlifelis_ pada 21 Mei 2023.
Pernyataan ini kemudian, menggelitik para netizen yang merupakan lawan dari bakal calon presiden yang didukung oleh Helmi Felis di pemilu 2024 mendatang.
Beberapa netizen singgung balik Helmi Felis di kolom komentar twitternya.
“Tempo hari jagoan lo prabowo gimana? Apa menang?” Komen @arnoldy1230.
“Oh Prabowo payah.” Timpal @Helmi Felis.
“Elektabilitas jeblok yang disalahin survey, bukan nya ngaca tuh capres lu emang yg minat ga banyak.” Kritik dari @jayacand dengan emoticon tawa.
Baca Juga: Dukungan Helmi Felis ke Anies Baswedan tentang Perubahan Dibantah Oleh Banyak Netizen: Merubah Apa?
“Hidup kok dalam halusinasi bro, agama yang mengajarkan kita harus bisa melihat peluang makanya belajar matematika, disitu diajarkan survey untuk melihat potensi menang dan kalah dalam pemilihan umum, jangan lah kau permainkan agama dengan membenarkan kebodohanmu.” Tambah @Krisna0902022.
“Lu ajh bikin survey..di jamin Anis di puncak, tp sp yg percaya kredibilitas lu.” Kata @SokaJati. (*/Ana AP)