Bukan Cuma COVID-19, WHO Minta Dunia Harus Siap Hadapi Ancaman Kesehatan Yang Lebih Mematikan

Suara Denpasar Suara.Com
Rabu, 24 Mei 2023 | 05:13 WIB
Bukan Cuma COVID-19, WHO Minta Dunia Harus Siap Hadapi Ancaman Kesehatan Yang Lebih Mematikan
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesu (Shutterstock)

Suara Denpasar – Berakhirnya Covid-19 tidak membuat dunia bisa berleha-leha setelah berjuang selama tiga tahun lebih. Sebab, Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dunia teratur harus bersiap menghadapi pandemi dan ancaman lainnya di masa depan. 

Melansir dari Antara, dalam laporannya pada sidang ke-76 Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Senin waktu setempat, Terus mengatakan walaupun Covid-19 tidak lagi menjadi darurat kesehatan global, dunia harus tetap memperkuat respons terhadap penyakit tersebut.

Dalam laman resmi PBB, Selasa (22/5/2023), Tedros mengatakan di hadapan negara-negara anggota WHO bahwa berakhirnya Covid-19 sebagai darurat kesehatan global, bukanlah akhir Covid-19 sebagai ancaman kesehatan global. 

“Ancaman varian lain yang muncul yang menyebabkan gelombang penyakit baru dan kematian tetap ada, dan ancaman patogen lain yang muncul dengan potensi yang lebih mematikan tetap ada," Sambung Tedros. 

Pandemi bukan satu-satunya ancaman bagi manusia. Sehingga, Tedros pun menekankan perlunya mekanisme global yang efektif dalam menangani dan merespons segala jenis keadaan darurat kesehatan.

"Ketika pandemi berikutnya muncul, dan ini pasti terjadi, kita harus siapdia menjawabnya secara tegas, kolektif, dan adil," Ungkap dia.

Tedros mencatat berakhirnya Covid-19 dan cacar monyet sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global, membuat polio masih menjadi ancaman. 

Pada tahun 2021, kasus infeksi virus polio liar sempat mencatatkan level terendah. Namun, jumlahnya naik kembali pada tahun lalu dengan 20 kasus terjadi di Pakistan, dua di Afghanistan, dan delapan di Mozambik.

Dirjen WHO tersebut juga menyerukan negosiasi konstruktif tentang kesepakatan baru terkait pandemi dan Peraturan Kesehatan Internasional (IHR). Hal itu merupakan perjanjian yang mengatur kesiapsiagaan dan tanggapan terhadap keadaan darurat kesehatan. Sehingga, dunia tidak lagi harus menghadapi kehancuran pandemi seperti Covid-19. 

Baca Juga: Buntut Video Syur 47 Detik Tersebar, Rebecca Klopper Dilaporkan Pihak Ini ke Mabes Polri

Tedros juga meminta agar negara-negara yang menjadi anggotanya meningkatkan 20 persen sumbangannya untuk mendukung kinerja WHO. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI