Suara Denpasar – Laga FIFA Match dari antara Indonesia melawan Argentina dan Palestina telah berakhir.
Namun sejumlah pemain yang dipanggil Shin Tae Yong tak sepenuhnya mendapat kesempatan bermain.
Setidaknya ada tujuh pemain yang hanya duduk di bangku cadangan sepanjang dua laga tersebut. mulai dari pemain Persib hingga milik Borneo FC.
Kondisi itu lantas membuat Presiden Borneo FC, Nabil Husien memberikn komentar yang cukup pedas.
Menurut dia, laga FIFA matchday seharusnya dijadikan ajang untuk untuk memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk merasakan kekuatan lawan.
Bukan sebaliknya yang justru diparkir dalam dua pertandingan.
“Ujicoba itu ya untuk mencoba. Lalu kenapa pada gak dicoba,” tulis Bos Borneo Fc Itu di kolom komentar instagram pengamat sepakbola.
Dalam komentar itum, Bos Nabil juga menandai akun pribadi Shin tae Yong serta meminta para asisten pelatih untuk turut bersuara.
“Tentu semua pemain ingin punya harapan bisa bermain terutama melawan Argentina. Bahkan hanya 1 menit pun tidak kau berikan. Tolong para asisten coach juga bersuara bukan pada diam aja manut dengan (Shin Tae Yong),” tulis Nabil.
Baca Juga: Dikritik Fans Asia, 5 Fakta Taylor Swift Konser The Eras Tour 3 Hari di Singapura
7 pemain yang terparkir adalah, Gelandang persib Rachmat Irianto, striker Borneo FC Stefano Lilipaly, serta pemain lainnya seperti Fachruddin, Andi Setyo, Reza Arya, Yance Sayuri, dan Sandy Walsh.
Asisten pelatih timnas Nova Arianto pun memberikan tanggapan atas komentar bos Borneo FC tersebut.
Komentar balasan itu diawali dengan permintaan maaf oleh Nova Arianto. sebab tidak seluruh pemain bisa diturunkan dalam dua laga FIFA Matchday.
“Pasti ada yang kecewa dengan keputusan tersebut tetapi keputusan memainkan pemain,” katanya.
Keputusan itu terang dia, bukan berdasarkan suka atau tidak suka dengan pemain. Melainkan kebutuhan tim dan taktik yang digunakan saat menghadapi Palestina dan Argentina. (*)