Suara Denpasar - Bima Sakti resmi ditunjuk oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir untuk menukangi timnas Indonesia dalam mempersiapkan tim di ajang Piala Dunia U-17 2023.
Bima Sakti akan melakukan seleksi pemain dan pemusatan latihan di luar negeri pada bulan Juli dan Agustus mendatang. Hal itu sesuai yang dituturkan oleh Erick Thohir.
Setelah itu, Erick Thohir juga merencanakan anak asuh Bima Sakti nanti melakukan pertandingan uji coba melawan negara-negara Eropa, Asia, atau Afrika.
“Pada Juli dan Agustus kita akan seleksi pemain yang pantas masuk tim U-17. Setelah itu akan kita kirim ke luar negeri untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus melakukan uji coba dengan negara-negara Eropa, Asia, Afrika, dan lain-lain," ujar Ketua Erick Thohir dikutip dari laman PSSI.
Informasi mengenai Bima Sakti yang resmi menjadi pelatih timnas Indonesia U-17 pun diunggah di akun Instagram PSSI.
"Bima Sakti ditunjuk menjadi pelatih tim U-17 Indonesia yang dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-17 di Indonesia," tulis PSSI di postingan tersebut.
Alih-alih mendapatkan dukungan dari para suporter, Bima Sakti justru langsung dituntut untuk melakukan beberapa hal, salah satunya tidak anti pemain diaspora.
"Tolong jangan anti pemain diaspora, bagaimanapun mereka sama-sama anak bangsa, sama-sama orang Indonesia, punya hak yang sama membela negara," tulis @erlanggram dikutip dari laman komentar postingan Instagram PSSI.
"Plis jangan buta pemain diaspora," tulis @hafidzalfatah.
"Jangan gengsi naturalisasi pemain," tulis @zyyq.r (*/Ana AP)