Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 Mei 2026 | 14:25 WIB
Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?
OPEC+ menambah kuota produksi minyak guna menjaga stabilitas pasar pasca keluarnya Uni Emirat Arab. (OPEC)
baca 10 detik
  • OPEC+ menambah kuota 188.000 barel per hari untuk menjaga stabilitas pasokan minyak dunia.

  • Kebijakan produksi tetap berjalan meski Uni Emirat Arab resmi keluar dari organisasi pekan ini.

  • Blokade Selat Hormuz menjadi hambatan utama distribusi minyak mentah ke pasar internasional saat ini.

Suara.com - OPEC memutuskan untuk menambah kuota produksi minyak demi menjamin kepastian pasokan global dan menepis keraguan pasar pasca hengkangnya Uni Emirat Arab.

Langkah ini diambil oleh Arab Saudi, Rusia, dan lima negara anggota lainnya sebagai respons taktis untuk menjaga kepercayaan investor terhadap kekuatan kartel.

Dikutip dari Times Of Israel, kebijakan tersebut menjadi krusial di tengah ancaman kelangkaan energi akibat blokade jalur distribusi utama di kawasan Timur Tengah.

Uni Emirat Arab keluar dari OPEC, apa dampaknya bagi Indonesia. (Unsplash)
Uni Emirat Arab keluar dari OPEC, apa dampaknya bagi Indonesia. (Unsplash)

Aliansi tujuh produsen utama ini sepakat menyuntikkan tambahan kuota sebesar 188.000 barel per hari mulai Juni mendatang.

Keputusan kolektif ini secara resmi ditegaskan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan harga energi di tingkat internasional.

OPEC dalam pernyataan resminya menyebutkan tambahan tersebut merupakan bagian dari “komitmen kolektif mereka untuk mendukung stabilitas pasar minyak”.

Menariknya, organisasi ini sama sekali tidak menyinggung status Uni Emirat Arab yang secara mengejutkan menyatakan keluar pada pekan ini.

Ilustrasi Opec
Ilustrasi Opec

Para pengamat menilai angka kenaikan ini sudah diprediksi karena nilainya setara dengan kebijakan pada periode Maret dan April lalu.

Meskipun kuota di atas kertas meningkat, realisasi produksi di lapangan diprediksi tetap sulit memenuhi target yang telah ditetapkan.

baca juga

Masalah utama muncul karena mayoritas cadangan minyak mentah yang belum tersentuh berada di bawah kendali negara-negara Teluk.

Logistik pengiriman minyak saat ini sedang lumpuh akibat penutupan akses vital di Selat Hormuz oleh pihak Iran.

Blokade tersebut merupakan aksi balasan terhadap serangan militer Amerika Serikat dan Israel yang memicu peperangan sejak akhir Februari.

Kondisi geopolitik yang memanas ini membuat kenaikan kuota produksi menjadi tantangan berat bagi kelancaran distribusi ke pasar barat.

Krisis ini bermula saat Uni Emirat Arab memutuskan mundur dari keanggotaan OPEC+ secara tiba-tiba di tengah eskalasi konflik regional.

Konflik militer yang pecah pada 28 Februari 2024 mengakibatkan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz terhenti total sehingga mengganggu arus ekspor minyak dunia secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:02 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:57 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:54 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB