Berdasarkan pemantauan harga oleh Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (Si Gapura) Bali, rata-rata harga daging ayam di Bali mencapai Rp42.217 per kilogram, mengalami penurunan sekitar Rp341 per kilogram atau sekitar 0,8 persen.
Harga daging ayam terendah terjadi di Kabupaten Jembrana dengan rata-rata mencapai Rp39.800 per kilogram, sementara harga tertinggi terjadi di Kabupaten Karangasem dengan rata-rata Rp46.250 per kilogram.
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, sentra produksi daging ayam di Bali terdapat di Kabupaten Gianyar, Tabanan, dan Bangli.
Pada minggu terakhir Juni 2023, produksi daging ayam mencapai 170,89 ton. Konsumsi rata-rata rumah tangga daging ayam di Bali mencapai 606 ton pada periode yang sama. Pada akhir bulan Juni 2023, stok daging ayam yang tersedia mencapai 1.091 ton.
Dengan adanya penurunan harga daging ayam pasca Idul Adha, diharapkan konsumen di Bali dapat memperoleh daging ayam dengan harga yang lebih terjangkau dan seimbang dengan biaya produksi.
Tetap menjaga keseimbangan antara keuntungan peternak, harga di pasar, dan kepuasan konsumen merupakan tujuan yang diharapkan oleh Disperindag Bali. (*/Dinda)