Pantas Ditinggal Dedi Mulyadi, Elektabilitas Golkar Mendekati sebagai Partai Gurem Berdasar Hasil Survei LSI

Suara Denpasar

Kamis, 13 Juli 2023 | 21:20 WIB
Pantas Ditinggal Dedi Mulyadi, Elektabilitas Golkar Mendekati sebagai Partai Gurem Berdasar Hasil Survei LSI
Pantas Ditinggal Dedi Mulyadi, Elektabilitas Golkar Mendekati sebagai Partai Gurem Berdasar Hasil Survei LSI (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

Suara Denpasar - Pantas saja Partai Golkar mulai ditinggalkan sejumlah kadernya. Termasuk adalah Dedi Mulyadi, politikus asal Purwakarta. Hasil survei terbaru, elektabilitas Partai Golkar sudah mendekati sebagai partai gurem.

Sebagaimana diketahui, menjelang penutupan penaftaran bakal caleg pada Mei 2023 lalu, Kang Dedi Mulyadi tiba-tiba menyatakan hengkang dari Golkar. Dia masuk ke Partai Gerindra, besutan Prabowo Subianto.

Alasan Kang Dedi waktu itu adalah dia ingin mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.

Belakangan, pilihan Kang Dedi Mulyadi hengkang dari Golkar terlihat tepat. Bagaimana tidak, dari survei terbaru yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 1-8 Juli 2023, menyebutkan bahwa elektabilitas Golkar makin melorot dibanding Gerindra yang terus naik.

Dari hasil survei Juli 2023, LSI menemukan data untuk keterpilihan parpol sebagai berikut:

1. PDIP: 23,7 persen

2. Gerindra: 14,2 persen

3. PKS: 6,2 persen

4. Partai Golkar: 6 persen

baca juga

5. PKB: 5,7 persen

6. Nasdem: 5,5 persen

7. Demokrat: 4,4 persen

8. Perindo: 4,1 persen

9. PPP: 2,5 persen

10. PAN: 2,5 persen

11. PSI: 0,9 persen

12. Garua: 0,7 persen

13. Hanura: 0,5 persen

14. Gelora: 0,3 persen

15. Partai Buruh :  0,3 persen

16. Partai Ummat: 0,3 persen

17. PBB: 0,1 persen

18. PKN: 0,0 persen

Dibandingkan dengan survei yang juga dilakukan LSI pada Januari 2023, Golkar terlihat semakin merosot. Pada Januari 2023, elektabilitas Golkar masih 6,7 persen. Berbeda dengan PDIP, Gerindra, PKS, dan Nasdem. Pada Januari 2023, PDIP masih 21,9 persen, Gerindra 12,1 persen, dan PKS 5 persen,serta Nasdem 5 persen.

"Yang lain bersaing ketat itu PKS, Golkar, PKB, Nasdem, Demokrat, dan Perindo. Menariknya itu di angka yang cenderung ketat persaingannya," katanya.

Djayandi Hanan menjelaskan, survei ini mengaambil responden terhadap WNI berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki ponsel. Survei menggunakan metode random digit dialing (RDD) dengan jumlah 1.241 responden. Dia menjelaskan, margin of error sekitar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Depan Kang Dedi Mulyadi, Fahmi Husaeni Bakar Undangan Resepsi usai Istrinya Kabur dengan Mantan Pacar

Di Depan Kang Dedi Mulyadi, Fahmi Husaeni Bakar Undangan Resepsi usai Istrinya Kabur dengan Mantan Pacar

Denpasar | Rabu, 12 Juli 2023 | 21:09 WIB

Ke Dedi Mulyadi, Fahmi Husaeni, Pengantin Sehari asal Bogor Cerita Kisah Cintanya, Tak Mencicipi Malam Pertama

Ke Dedi Mulyadi, Fahmi Husaeni, Pengantin Sehari asal Bogor Cerita Kisah Cintanya, Tak Mencicipi Malam Pertama

Denpasar | Rabu, 12 Juli 2023 | 18:40 WIB

Dedi Mulyadi Ungkit Peran Prabowo Subianto Bebaskan TKW Asal NTT yang Dihukum Mati

Dedi Mulyadi Ungkit Peran Prabowo Subianto Bebaskan TKW Asal NTT yang Dihukum Mati

Denpasar | Selasa, 11 Juli 2023 | 12:30 WIB

Terkini

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB

Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta

Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:50 WIB

3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas

3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:50 WIB

Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek

Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:50 WIB

Redmi K90 Ultra Resmi Buka Pre-Order: HP Snapdragon 8 Elite dan Kipas Pendingin Aktif

Redmi K90 Ultra Resmi Buka Pre-Order: HP Snapdragon 8 Elite dan Kipas Pendingin Aktif

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:50 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah

Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah

Jawa Tengah | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:44 WIB