Suara Denpasar – Beredar kabar Anies Baswedan gagal Nyapres lantaran Demokrat gabung dengan Gerindra.
Anies merupakan bakal calon presiden yang mulanya diusung Partai Nasdem, kemudian didukung oleh Partai Demokrat dan PKS hingga menjadi koalisi Perubahan.
Namun benarkah Bacapres dari Koalisi Perubahan itu gagal nyapres lantaran Demokrat membelot ke Gerindra?
Kabar tersebut disebarkan dalam bentuk video berdurasi 11 menit 12 detik oleh kanal YouTube PILIHAN RAKYAT, diunggah dua hari lalu, yaitu pada Jum’at, 21 Juli 2023 dan sudah ditonton 14 ribu kali.
Pada thumbnail video dituliskan ‘Berita Terbaru Anies Gagal Nyapres, Demokrat Gabung dengan Gerindra’, dilansir Suara Denpasar pada Minggu, (23/7/2023).
Selain itu, judul dari video tersebut ialah ‘AHY Merapat ke Prabowo – Anies Gagal Maju di 2024’.
Benarkah kabar dari video yang beredar itu? berikut ini hasil penelusuran cek fakta dari tim Suara Denpasar.
CEK FAKTA
Setelah diputar video itu menarasikan bahwa AHY merapat ke Prabowo Subianto dikarenakan Anies Baswedan.
“Karena Anies terus terjun bebas ke dasar elektoral, AHY mulai cari haluan lain, secara tiba-tiba dia temui Prabowo jelas kembangkan upaya sayap patah,” ucap sang narator.
Pernyataan narator dalam video itu diiringi dengan video pertemuan AHY dan Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra.
Setelah ditelusuri, faktanya video itu merupakan video lawas 1 tahun lalu, pernah diunggah oleh kanal YouTube KOMPASTV pada 24 Juni 2022, berikut ini link video lengkapnya:
https://youtu.be/-4du-wr7vvk
Video aslinya berdurasi 7 menit 43 detik, konteks dari video tersebut adalah pertemuan kedua Ketua Umum Partai dalam rangka silaturahmi.
Keduanya di hadapan media menjelaskan bahwa pertemuan itu berlangsung dengan perbincangan hangat dan dilengkapi dengan kegiatan bertukar pikiran.