Suara Denpasar - Seleksi pemain Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Dunia U-17 telah menjadi sorotan hangat di kalangan pecinta sepakbola.
Diskusi seputar siapa yang harus menjadi bagian dari skuad nasional U-17 telah mengundang perhatian publik, terutama terkait pemain diaspora.
Meskipun banyak pemain lokal yang berhasil lolos seleksi, pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti juga banyak mencoret nama-nama pemain diaspora, yang mengundang tanda tanya dari beberapa pihak.
Image Bima Sakti, pelatih timnas Indonesia U-17 sebelumnya dikenal dengan kontroversi terkait konsep "local pride".
Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), menyatakan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam kualitas pemain antara seleksi pemain lokal dan diaspora untuk timnas U-17.
“Tidak, kalau untuk U-17, bahkan diaspora banyak yang tidak lolos (seleksi),” kata Zainudin Amali dikutip dari Antara News (8/8/2023).
Hal ini membuktikan bahwa pemain-pemain lokal memiliki potensi dan kualitas yang setara dengan pemain diaspora.
Menurut Amali, kualitas pemain dari berbagai latar belakang ini telah diakui secara merata, dan pemilihan pemain didasarkan pada kualitas serta potensi yang dimiliki oleh masing-masing individu.
Zainudin Amali juga mengungkapkan beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam timnas U-17 yang dilatih oleh Bima Sakti.
Amali memberikan komentarnya setelah timnas U-17 mengalami kekalahan dalam dua pertandingan uji coba, yaitu dari Barcelona Juvenil A dengan skor 0-3 dan Kashima Antlers U18 dengan skor 2-3.
"Banyak hal yang harus dibenahi dari dua laga uji coba ini," ujar Amali dalam pernyataannya.
Amali juga menyebut bahwa setelah hasil dua pertandingan uji coba tersebut, ia telah berdiskusi dengan Indra Sjafri dan konsultan pelatih timnas U-17, Frank Wormuth, untuk membahas beberapa aspek yang perlu diperbaiki.
Diskusi ini bertujuan untuk memastikan bahwa timnas U-17 dapat tampil lebih baik di Piala Dunia U-17 mendatang.
Pada awal bulan Agustus, PSSI berhasil menyelesaikan proses seleksi pemain untuk timnas U-17 di 12 kota di Indonesia.
Dari seleksi tersebut, terpilihlah 42 pemain yang akan bergabung dengan skuad utama timnas U-17 yang sedang menjalani pemusatan latihan di Jakarta pada tanggal 15-17 Agustus.