Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Achmad Fauzi

Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
Ilustrasi Trading Saham menggunakan AI. [Dokumentasi IPOT].
baca 10 detik
  • CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, menyatakan bahwa praktik trading konvensional sudah tidak relevan di pasar saat ini.
  • Keterlambatan membaca data secara real time serta pengambilan keputusan berbasis emosi berisiko tinggi menyebabkan kerugian finansial investor.
  • PT Indo Premier Sekuritas meluncurkan sistem berbasis AI untuk membantu investor menganalisis momentum pasar dan memvalidasi setiap transaksi.

Suara.com - Investor saham kini tidak bisa mengandal instings dalam berinvestasi. Investor bisa menggunakan kecerdasan buatan atau AI sebagai saran untuk keputusan investasi saham.

Dengan kata lain, trading saham tidak lagi ditentukan oleh kemampuan manual, melainkan oleh kecanggihan teknologi seperti AI.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Moleonoto The, menegaskan praktik trading konvensional sudah tidak relevan dengan kondisi pasar saat ini.

"Realitas industri saat ini menunjukkan bahwa sebagian besar platform trading masih mengandalkan UI/UX statis yang tidak mampu mengikuti pergerakan market yang sangat cepat," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/5/2026).

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The
Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The

Moleonoto menjelaskan, keterlambatan dalam membaca data maupun eksekusi transaksi dapat berdampak langsung pada kerugian investor.

UI yang lambat dinilai bisa menyebabkan entry terlambat, sementara data yang tidak real time berpotensi menghasilkan keputusan yang keliru.

Lebih jauh, ia menyoroti bahwa banyak investor masih melakukan transaksi berdasarkan emosi dan asumsi, bukan data.

"Tanpa indikator momentum, tanpa deteksi tekanan transaksi, dan tanpa konfirmasi sebelum entry, hasilnya adalah posisi yang salah, terjebak di pucuk dan kerugian yang berulang. Dalam era market cepat, pendekatan ini tidak lagi relevan, melainkan menjadi bentuk spekulasi berisiko tinggi," bebernya.

Menurutnya, perubahan pendekatan menjadi kebutuhan mendesak di tengah volatilitas pasar yang semakin tinggi. Tanpa dukungan sistem berbasis AI real time, investor dinilai tidak mampu membaca momentum pasar secara akurat, membedakan akumulasi dan distribusi, serta memvalidasi keputusan sebelum masuk ke pasar.

baca juga

Menjawab tantangan tersebut, IPOT melakukan transformasi dengan mengembangkan UI/UX berbasis AI real time yang tidak hanya berfungsi sebagai tampilan, tetapi juga sebagai mesin eksekusi dan pengambilan keputusan.

Melalui fitur seperti AI Live, LADI, hingga ROBO Trading System, sistem ini dirancang untuk memberikan insight sekaligus validasi sebelum transaksi dilakukan. Pendekatan ini memungkinkan investor menghindari kesalahan umum seperti membeli di harga puncak atau terjebak dalam distribusi pasar.

"UI yang tidak berbasis AI Real Time hanyalah ilusi kontrol. Dalam market yang bergerak cepat, layar tanpa sistem bukan alat bantu melainkan sumber kerugian yang menunggu terjadi," imbuhnya.

Fenomena ini juga mulai terlihat di kalangan investor saham, di mana sebagian di antaranya menggunakan sistem berbasis AI sebagai acuan utama sebelum melakukan transaksi.

Bahkan, tidak sedikit investor yang memanfaatkan platform tertentu sebagai alat validasi sebelum mengeksekusi order di aplikasi lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:02 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×