Keputusan Tegas Erick Thohir Ini Auto Bikin Thomas Doll dan Bernardo Tavares Ketar-ketir

Suara Denpasar

Kamis, 17 Agustus 2023 | 15:35 WIB
Keputusan Tegas Erick Thohir Ini Auto Bikin Thomas Doll dan Bernardo Tavares Ketar-ketir
Keputusan Tegas Erick Thohir Ini Auto Bikin Thomas Doll dan Bernardo Tavares Ketar-ketir

Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah mengambil langkah tegas sebagai respons atas penahanan pemain-pemain Timnas Indonesia U-23, yang dilakukan oleh pelatih-pelatih klub seperti Thomas Doll dari Persija Jakarta dan Bernardo Tavares dari PSM Makassar.

Erick Thohir telah mengajukan permintaan kepada Exco untuk memperketat peraturan terkait keberadaan pelatih dan pemain asing di kompetisi liga, dengan penekanan khusus pada penghargaan terhadap budaya Indonesia dan tim nasional.

Keputusan ini tampaknya akan membuat gelisah pelatih-pelatih asing seperti Thomas Doll dan Bernardo Tavares.

Langkah ini diambil lantaran Rizky Ridho dan Dzaky Asraf, yang diharapkan bisa menguatkan skuad Timnas U-23 dalam Piala AFF U-23 2023, tidak diizinkan oleh klub mereka untuk bergabung dengan tim nasional. Alasan di balik penolakan ini adalah karena turnamen tersebut tidak terdaftar dalam jadwal resmi FIFA.

Erick Thohir mengakui bahwa Piala AFF U-23 mungkin hanya merupakan target sementara dalam pengembangan para pemain. Namun, menurutnya, pemain seharusnya diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam tim nasional jika mereka memiliki keinginan yang kuat untuk mengenakan seragam Merah Putih.

"Saya telah meminta Exco untuk merevisi peraturan liga tahun depan. Seperti biasa, jika orang asing bekerja di Indonesia, mereka harus memiliki izin dari Kemnaker, seperti halnya kita yang bekerja di luar negeri," jelas Erick Thohir dikutip dari Suara (17/8/2023).

Ia juga menekankan pentingnya etika dan penghargaan terhadap budaya dan tim nasional. Ia ingin para pekerja asing, baik pelatih maupun pemain, menghormati peraturan dan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia.

Selain itu, Thohir mengingatkan bahwa pekerja asing tidak boleh merendahkan pemain lokal. Sikap saling menghormati dianggapnya sebagai aspek yang penting dalam pengembangan sepak bola nasional.

Kemungkinan besar akan ada standarisasi bagi pelatih asing yang ingin beroperasi di Indonesia. Dalam waktu dekat, hanya pelatih yang memenuhi persyaratan tertentu yang akan mendapatkan izin untuk bekerja di tanah air ini.

Thohir berharap bahwa pelatih-pelatih ini tidak hanya memberikan kontribusi dalam pencapaian prestasi, tetapi juga dalam pembinaan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Dengan keputusan tegas ini, Erick Thohir menunjukkan komitmennya untuk membangun sepak bola Indonesia yang lebih berkualitas sekaligus membuat para pelatih seperti Thomas Doll dan Bernardo Tavares menghormati nilai-nilai budaya serta kebangsaan.(*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cek Fakta: Keputusan Krusial, Bima Sakti Resmi Mundur Dari Pelatih Timnas Indonesia U-17, Benarkah?

Cek Fakta: Keputusan Krusial, Bima Sakti Resmi Mundur Dari Pelatih Timnas Indonesia U-17, Benarkah?

| Kamis, 17 Agustus 2023 | 14:40 WIB

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti Kena Ultimatum Erick Thohir, Ada Apa?

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti Kena Ultimatum Erick Thohir, Ada Apa?

| Kamis, 17 Agustus 2023 | 14:30 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 00:00 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Jakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:45 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Kalbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:28 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

Bogor | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:23 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB