Suara Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster mengakui peran media online sangat besar bagi pencapaian Provinsi Bali.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Musyawarah Provinsi I Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali tahun 2023 di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Jumat, (25/8/2023).
Menurut Koster, peran media online sangat besar. Seperti pemberitaan tentang kepariwisataan, kegiatan-kegiatan nasional dan internasional, termasuk suksesnya G20 pada 15 November 2022 lalu.
"Saya sangat menyadari tanpa peran serta media online berbagai pencapaian pembangunan Bali tidak akan berada di titik seperti sekarang ini," akui Koster.
Saat ini kata dia, salah satu tantangan Bali adalah perkembangan media sosial yang pesat. Banyak sekali informasi yang tidak akurat beredar melalui media sosial, termasuk platform asing yang dikendalikan oleh Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.
"Kita berhadapan dengan ancaman berita bohong atau hoax yang bukan saja mengancam progres pembangunan tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan stabilitas bangsa," ucapnya.
Karena itu Wayan Koster berharap, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, sebagai salah satu organisasi media-media online dapat menjaga keseimbangan dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
"Sebagai salah satu asosiasi yang diakui oleh Dewan Pers, SMSI Bali memiliki tanggungjawab yang tidak hanya menyajikan informasi yang akurat tetapi juga integritas profesi jurnalistik," tandas Wayan Koster. (*/Dinda)
Baca Juga: Tanggapan Wayan Koster Soal Dukungan Sesepuh Banteng Bali ke Made Dator