Suara Denpasar - Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali, baru-baru ini menyelenggarakan wisuda perdana Perwira Transportasi Darat.
Acara tersebut berlangsung pada hari Senin, 28 Agustus 2023 di Kampus Poltrada Bali, dan menjadi momen penting yang dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Kepala BPSDMP, Djoko Sasono.
Kehadiran Sasono sebagai inspektur upacara wisuda memberikan semangat dan pesan berharga kepada para perwira transportasi darat yang baru saja lulus. Pesan tersebut terkait dengan peran penting mereka dalam mewujudkan visi besar Indonesia, yaitu "Indonesia Emas 2045".
Visi tersebut menargetkan Indonesia untuk menjadi negara maju, yang akan ditandai dengan peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia. Bagi Djoko Sasono, sektor transportasi darat memiliki peran yang sangat krusial dalam mencapai visi ini.
Ia mengungkapkan, "Dalam mencapai visi tersebut, sektor transportasi darat memiliki peran yang sangat penting karena transportasi adalah tulang punggung perekonomian dan pembangunan suatu negara," sebutnya.
Peran Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci. Tambah dia, SDM adalah penggerak, pemikir, dan perencana yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Sejalan dengan tema wisuda, "Mewujudkan SDM Transportasi Darat yang Unggul Menuju Indonesia Emas 2045," ungkapnya sembari berharap para perwira yang baru dilantik dapat menjadi perwira yang handal, terus beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu bersaing di tingkat internasional.
Tidak hanya itu, dia optimistis dan yakin bahwa Indonesia memiliki potensi untuk terus tumbuh menjadi negara yang maju. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia telah mencapai 5,7 persen. Namun, untuk mencapai status negara maju, pertumbuhan ekonomi harus mencapai angka 7 persen. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa para lulusan sebagai perwira transportasi darat memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sebagai salah satu sektor pendorong pertumbuhan ekonomi, transportasi memiliki peran strategis. Para perwira transportasi darat diharapkan dapat berperan dalam menekan kecelakaan, membangun konektivitas antarpulau, dan menciptakan aksesibilitas ke seluruh wilayah Indonesia. Hal ini akan berkontribusi pada pemerataan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan di seluruh negeri.
Efendhi Prih Raharjo, Direktur Poltrada Bali, memberikan laporan tentang wisuda perdana ini. Sebanyak 72 lulusan dari berbagai program studi telah menyelesaikan pendidikan mereka. Program studi tersebut mencakup D-III Teknologi Otomotif, D-III Manajemen Logistik, dan D-III Manajemen Transportasi Jalan. Prestasi terbaik dalam setiap program studi diberikan kepada tiga wanita. Yakni Ni Wayan Widi Ayu Ariani dengan IPK 3,83, Ida Ayu Putu Rahayu Indayanti dengan IPK 3,79, dan Ni Made Nanda Pradnya Dewi dengan IPK 3,79.
Baca Juga: Dewi Perssik vs Nikita Mirzani, Denise Chariesta Nongol Minta Dibayarin Lahiran
Semua wisudawan merupakan bagian dari Taruna Program Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan, yang telah berhasil membuktikan kemampuan dan kompetensi mereka di bidangnya. Ini adalah tonggak bersejarah yang menandai langkah awal mereka dalam berkontribusi pada sektor transportasi darat yang lebih unggul.
Dengan demikian, wisuda perdana ini bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi juga awal dari sebuah perjalanan yang akan membawa perwira transportasi darat menuju pencapaian Indonesia Emas 2045.
Mereka adalah harapan bagi perkembangan transportasi darat yang lebih baik dan ekonomi yang lebih kuat untuk Indonesia. Semoga para lulusan mampu mengemban tugas besar ini dengan baik dan memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi tanah air. ***