Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:01 WIB
Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman, belum terbitkan rekomendasi impor BBM Shell Indonesia per Jumat (6/2/2026).
  • Evaluasi izin impor Shell disebabkan keterlambatan perusahaan menyetujui pembelian BBM dari Pertamina akhir 2025.
  • Tidak terbitnya rekomendasi ini menyebabkan stok BBM di SPBU Shell mengalami kelangkaan dibandingkan operator lain.

Suara.com - Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengakui dirinya belum menerbitkan rekomendasi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Shell Indonesia.

Saat ini, ESDM masih mengevaluasi izin impor BBM Shell indonesia pada 2026.

Laode menjelaskan, salah satu alasan izin impor Shell masih dievaluasi adalah keterlambatan perusahaan tersebut dalam menyetujui pembelian BBM dari Pertamina saat terjadi kelangkaan pasokan di SPBU swasta pada akhir tahun 2025.

"Kan Shell itu terakhir kan menyetujui proses pembelian (BBM ke Pertamina). Jadi, ya, kami evaluasi," kata Laode saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2/2026). 

Petugas memeriksa pompa bensin  di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, kawasan Salemba, Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memeriksa pompa bensin di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, kawasan Salemba, Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebagaimana diketahui, pada akhir 2025, Shell tercatat sebagai badan usaha terakhir yang menyepakati pembelian BBM dari Pertamina.

BP-AKR menjadi operator swasta pertama yang sepakat menyerap pasokan sebanyak 100 ribu barel, yang kemudian diikuti oleh Vivo dengan volume serupa. Sementara itu, Shell baru menyusul di urutan paling akhir.

Rekomendasi impor yang belum terbit mengakibatkan stok BBM di jaringan SPBU Shell mengalami kelangkaan. Kondisi ini berbeda dengan operator swasta lain seperti BP-AKR yang izin impornya telah terbit.

Sehingga per Januari 2026, BP-AKR sudah mulai melakukan pengadaan BBM dari luar negeri.

Namun, Laode menjelaskan bahwa izin impor untuk operator swasta seperti BP-AKR dan Vivo telah diterbitkan dengan masa berlaku enam bulan. 

baca juga

Periode itu ditetapkan  agar pemerintah dan pengelola SPBU dapat memantau dinamika konsumsi sebelum mengajukan kuota impor tambahan yang volumenya telah disesuaikan untuk semester berikutnya.

"Jadi mereka (SPBU swasta)  sudah diberikan import untuk 6 bulan. Kecuali yang sedang dievaluasi (Shell)," pungkas Laode. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:31 WIB

Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%

Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:45 WIB

Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi

Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:24 WIB

Terkini

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

×