Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:01 WIB
Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
  • Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman, belum terbitkan rekomendasi impor BBM Shell Indonesia per Jumat (6/2/2026).
  • Evaluasi izin impor Shell disebabkan keterlambatan perusahaan menyetujui pembelian BBM dari Pertamina akhir 2025.
  • Tidak terbitnya rekomendasi ini menyebabkan stok BBM di SPBU Shell mengalami kelangkaan dibandingkan operator lain.

Suara.com - Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengakui dirinya belum menerbitkan rekomendasi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Shell Indonesia.

Saat ini, ESDM masih mengevaluasi izin impor BBM Shell indonesia pada 2026.

Laode menjelaskan, salah satu alasan izin impor Shell masih dievaluasi adalah keterlambatan perusahaan tersebut dalam menyetujui pembelian BBM dari Pertamina saat terjadi kelangkaan pasokan di SPBU swasta pada akhir tahun 2025.

"Kan Shell itu terakhir kan menyetujui proses pembelian (BBM ke Pertamina). Jadi, ya, kami evaluasi," kata Laode saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2/2026). 

Petugas memeriksa pompa bensin  di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, kawasan Salemba, Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memeriksa pompa bensin di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, kawasan Salemba, Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebagaimana diketahui, pada akhir 2025, Shell tercatat sebagai badan usaha terakhir yang menyepakati pembelian BBM dari Pertamina.

BP-AKR menjadi operator swasta pertama yang sepakat menyerap pasokan sebanyak 100 ribu barel, yang kemudian diikuti oleh Vivo dengan volume serupa. Sementara itu, Shell baru menyusul di urutan paling akhir.

Rekomendasi impor yang belum terbit mengakibatkan stok BBM di jaringan SPBU Shell mengalami kelangkaan. Kondisi ini berbeda dengan operator swasta lain seperti BP-AKR yang izin impornya telah terbit.

Sehingga per Januari 2026, BP-AKR sudah mulai melakukan pengadaan BBM dari luar negeri.

Namun, Laode menjelaskan bahwa izin impor untuk operator swasta seperti BP-AKR dan Vivo telah diterbitkan dengan masa berlaku enam bulan. 

Periode itu ditetapkan  agar pemerintah dan pengelola SPBU dapat memantau dinamika konsumsi sebelum mengajukan kuota impor tambahan yang volumenya telah disesuaikan untuk semester berikutnya.

"Jadi mereka (SPBU swasta)  sudah diberikan import untuk 6 bulan. Kecuali yang sedang dievaluasi (Shell)," pungkas Laode. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:31 WIB

Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%

Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:45 WIB

Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi

Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:24 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB