Suara Denpasar - Masa jabatan Uston Nawawi sebagai Caretaker pelatih Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini resmi berakhir usai pertandingan kontra Borneo FC.
Uston Nawawi tak bisa dipermanenkan menjadi pelatih Persebaya Surabaya karena belum mengantongi Lisensi AFC Pro.
Sebagai pelatih Caretaker, Uston Nawawi ditugaskan untuk menahkodai Persebaya Surabaya di lima pertandingan setelah keluarnya Aji Santoso dari kursi kepelatihan Tim Bajul Ijo.
Dari lima pertandingan tersebut, Uston Nawawi sukses membawa Persebaya Surabaya meraih empat kemenangan dan satu hasil seri.
Penampilan Uston Nawawi yang luar biasa, membuat pelatih Caretaker tim Bajul Ijo tersebut terpilih menjadi pelatih terbaik pada pekan kesebelas.
"Best Coach of the week, pekan ke 11, Uston Nawawi," tulis pada postingan akun ofisial Instagram @liga1match.
Peforma Persebaya Surabaya yang membaik setelah dipegang Uston Nawawi, membuat Bonek ingin pelatih 45 tahun itu tetap melatih Tim Bajul Ijo.
Namun, Uston Nawawi belum bisa dipermanenkan menjadi pelatih Persebaya Surabaya karena belum memiliki Lisensi AFC Pro, yang merupakan syarat utama menjadi seorang pelatih di Liga 1 musim ini.
Bonek pun tak tinggal diam dan ikut mencarikan solusi supaya Persebaya Surabaya bisa mempertahankan Uston Nawawi.
Baca Juga: Tak Mau Ingkar Janji, Erick Thohir Akhirnya Datangkan Bek Tangguh Liga Italia untuk Timnas Indonesia
"Info calo Lisensi AFC Pro," celetuk akun @dimasanug dikutip dari laman komentar postingan Instagram @liga1match
"Info tembakan lisensi," tulis akun @_andrids_
"Info orang yang membuat lisensi seminggu jadi," tulis akun @bintangnursyah_.(*/Rizal)