Deretan Spanduk di Kantor Gubernur Bali Bakal jadi Sampah Plastik, Butuh 1000 Tahun untuk Terurai

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 07 September 2023 | 12:45 WIB
Deretan Spanduk di Kantor Gubernur Bali Bakal jadi Sampah Plastik, Butuh 1000 Tahun untuk Terurai
Deretan spanduk berbahan plastik di area kantor Gubernur Bali (Suara Denpasar/ Rovin Bou)

Suara Denpasar - Ruas jalan utama area kantor Gubernur Bali dipadati oleh spanduk yang semuanya berbahan dasar plastik.

Spanduk-spanduk itu dari berbagai instansi yang bertuliskan ucapan selamat datang kepada Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya dan ucapan purna tugas kepada mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023, Wayan Koster dan Cok Ace.

Namun sayang, spanduk-spanduk itu sepertinya telah mengabaikan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. 

Mengingat deretan spanduk itu semuanya berbahan dasar plastik yang otomatis setelahnya akan dibuang dan menjadi tumpukan sampah plastik..

Dilangsir dari berbagai sumber, bahan dasar pembuatan spanduk adalah Polivinil klorida (PVC) Vinyl dan Flexi. Semuanya adalah bahan plastik yang tidak ramah lingkungan, yang membutuhkan waktu 450 hingga 1000 tahun untuk terurai.

Dilangsir dari Gramedia.com, plastik dapat dibedakan menjadi beberapa jenis tingkatan, masing-masing jenis plastik tersebut memiliki kandungan dan bahaya kesehatan yang berbeda. Jadi, siapa saja dianjurkan untuk tidak sembarangan dalam memanfaatkan berbagai barang keperluan dari bahan plastik.

Banyaknya sampah plastik di sekitar kita berdampak langsung terhadap manusia dan lingkungan. Sebagian besar sampah plastik tersebut berasal dari plastik kemasan sekali pakai yang sebagian besarnya sangat sulit didaur ulang, apalagi diuraikan alam.

Konsumsi berlebih terhadap plastik belakangan ini menjadi perhatian utama masyarakat dunia. Pasalnya, bahaya sampah plastik yang mengancam keberlangsungan kehidupan manusia dan bumi amat sangat mengerikan. Oleh karena itu, penggunaan plastik sudah seharusnya dibatasi, bahkan dikurangi demi kepentingan kita semua.

Berikut ini sejumlah bahaya sampah plastik yang perlu dihindari manusia:

• Mencemari tanah, air tanah, dan makhluk bawah tanah.

• Racun-racun dari partikel plastik yang mengendap ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.

• PCB tidak dapat terurai, sehingga bisa menjadi racun berantai bagi binatang, tanaman, maupun manusia.

• Jenis jenis plastik kemasan sekali pakai dapat mengganggu jalur air yang meresap ke dalam tanah.

• Sampah plastik di alam dapat menurunkan kesuburan akibat terhalangnya sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk peyubur tanah.

• Plastik kemasan sangat sulit diurai dan bisa memakan waktu ratusan hingga jutaan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Ternyata Sosok Penyayang Cucu

Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Ternyata Sosok Penyayang Cucu

| Rabu, 06 September 2023 | 15:03 WIB

Cek Fakta: Punya Harta Rp 200 M, Mega Diminta Pecat Anggota DPRD Badung Ini

Cek Fakta: Punya Harta Rp 200 M, Mega Diminta Pecat Anggota DPRD Badung Ini

| Rabu, 06 September 2023 | 10:55 WIB

Terkini

Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu Dihamili Pejabat: Kan Keren Kalau Hamil sama Bupati

Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu Dihamili Pejabat: Kan Keren Kalau Hamil sama Bupati

Entertainment | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:41 WIB

Sudah Viral karena Protes Juri, SMAN 1 Pontianak Kini Justru Tolak Lomba Ulang LCC

Sudah Viral karena Protes Juri, SMAN 1 Pontianak Kini Justru Tolak Lomba Ulang LCC

Kalbar | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:41 WIB

31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic

31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:38 WIB

Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup

Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:36 WIB

Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026

Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:35 WIB

Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa

Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:35 WIB

Cari Serum Anti Aging Lokal yang Bagus? Ini 5 Pilihan Aman Mulai Rp23 Ribuan

Cari Serum Anti Aging Lokal yang Bagus? Ini 5 Pilihan Aman Mulai Rp23 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026

Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33 WIB

4 Rangkaian Skincare Shinzu'i di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp30 Ribuan

4 Rangkaian Skincare Shinzu'i di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:28 WIB

PSIM Yogyakarta Kejar Lisensi Asia Setelah Lolos Verifikasi Super League

PSIM Yogyakarta Kejar Lisensi Asia Setelah Lolos Verifikasi Super League

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:24 WIB