Suara Denpasar - Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah mengeluarkan sanksi atas kericuhan yang terjadi pasca laga Big Match Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi (2/9).
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1, hasil ini menimbulkan kekecewaan sehingga kericuhan yang melibatkan oknum suporter Persija Jakarta, Jakmania pun tak terbendung.
Dalam hasil sidang Komdis PSSI pada Selasa (5/9), ada dua sanksi yang didapat Persija Jakarta. Jenis pelanggaran pertama karena terjadi pelemparan kemasan minuman dalam jumlah banyak yang dilakukan oleh suporter Persija Jakarta di Tribun Barat ke arah pemain yang sedang menuju tunnel.
Klub berjuluk Macan Kemayoran diganjar denda senilai Rp40 juta akibat kejadian itu.
Pelanggaran kedua dilakukan oleh Pemain Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi yang juga telah diganjar sanksi.
Jenis pelanggaran yang dilakukannya adalah bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung. Ia diganjar denda Rp10 juta.
Persija Jakarta mendapat dua tambahan sanksi di sidang Komdis PSSI pada Kamis (7/9) akibat dari keributan yang dilakukan oleh suporter Persija, Jakmania.
Hukuman pertama yang dijatuhkan Komdis PSSI yakni sanksi penutupan sebagian stadion berupa pembatasan pencetakan tiket sebesar 80% dari kapasitas stadion yang diizinkan. Hukuman ini berlaku dalam satu pertandingan kandang.
Sementara itu, akibat insiden kericuhan di Stadion Patriot Candrabhaga tersebut, Macan Kemayoran juga mendapat sanksi sosial yakni diwajibkan untuk melakukan pembinaan kepada suporter Jakmania dengan melakukan kampanye perdamaian antar suporter pasca terjadi keributan yang dilakukan suporter Persija Jakarta. ***